Scroll untuk baca artikel
bone bolangoPemda Bone Bolango

Bupati Ismet Mile Serukan Pelestarian Bahasa Bonda dan Bolango

×

Bupati Ismet Mile Serukan Pelestarian Bahasa Bonda dan Bolango

Sebarkan artikel ini

Nusatimes.id (KOTA GORONTALO) — Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, menegaskan komitmennya dalam melestarikan warisan budaya lokal. Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi sehari-hari, melainkan mediator pemersatu masyarakat sekaligus fondasi utama terbentuknya budaya dan tata kelola pemerintahan daerah.

​Arah pembangunan Kabupaten Bone Bolango saat ini, lanjut Ismet, tetap sejalan dengan visi pembangunan pada periode pertama kepemimpinannya yang menempatkan pemeliharaan identitas budaya sebagai prioritas strategis. Tanpa adanya bahasa, hubungan antarmanusia tidak akan terjalin dan sistem pemerintahan maupun negara tidak akan pernah terbentuk.

​Hal tersebut ditegaskan Bupati Ismet Mile saat membuka kegiatan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Bahasa Bonda dan Bolango bagi warga Desa Moopiya dan Mootawa, Kecamatan Bone Raya. Perhelatan edukatif tersebut berlangsung selama tiga hari di Yulia Hotel Gorontalo, mulai dari tanggal 22 hingga 24 Mei 2026.

​Ismet mengaku bangga melihat Bahasa Bonda dan Bolango kini mulai kembali mendapat perhatian luas dari berbagai pihak dan diangkat sebagai bagian penting dari warisan budaya daerah. Langkah ini dinilai sangat krusial agar kekayaan bahasa daerah tidak tergerus oleh arus modernisasi yang semakin pesat.

​Sebagai sosok pemimpin yang peduli pada sejarah lokal, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengambil peran aktif dalam menjaga tradisi ini. Generasi muda diharapkan dapat menjadi pelanjut sekaligus pewaris sah dari nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para pendahulu Bone Bolango.

​Lebih lanjut, Ismet menuturkan bahwa Bahasa Bonda dan Bolango hingga kini masih memiliki entitas yang kuat serta jumlah penutur aktif yang cukup besar di tengah masyarakat. Potensi sosial ini menjadi modal berharga bagi pemerintah daerah dalam merancang berbagai program pelestarian bahasa secara berkelanjutan.

​Oleh karena itu, Bupati berharap agar kedua bahasa daerah tersebut terus dikembangkan melalui pendidikan formal maupun kegiatan kemasyarakatan. Pelestarian ini penting dilakukan agar masyarakat tidak melupakan sejarah panjang serta nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur sejak ribuan tahun silam.

​Mengakhiri penyampaiannya, Ismet Mile menekankan bahwa menjaga Bahasa Bonda dan Bolango adalah bagian dari upaya merawat memori kolektif daerah. Dengan memahami dan mencintai bahasa sendiri, masyarakat Bone Bolango akan memiliki jati diri yang kokoh dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

Apa Komentar Anda?