nusatimes.id – Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Makassar (UNM), Ahmad Jamalong mendapat tugas dari President Asian Sepak takraw Federation (ASTAF) untuk memimpin pertandingan SEA Games ke-33 tahun 2025 di Nakhon Pathon Thailand, 9-20 Desember mendatang.
Turnamen sepaktakraw internasional dua tahunaan bagi bangsa Asia Tenggara ini akan diikuti sebelas negara yakni Vietnam, Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Laos, Timor Leste dan Thailand sebagai tuan Rumah.
“Alhamdulillah kembali dapat tugas dari ASTAF untuk memimpin pertandingan SEA Games 2025 di Thailand ,” kata pria yang akrab disapa Jameslong itu saat dikonfirmasi awak media ini.
Ahmad Jamalong senang karena mendapatkan dukungan seluruh sivitas akademika termasuk Dekan FIS-H dan Rektor Universitas Negeri Makassar. Ia juga mengatakan SEA Games 2025 merupakan SEA Games ke-7 yang ia pimpin. SEA pertama 2005 di Filipina, SEA Games 2007 di Thailand, SEA Games 2009 di Laos, SEA games 2011 di Jakarta Indonesia, SEA Games 2013 Myanmar, SEA Games 2017 Kula Lumpur Malaysia, dan SEA Games 2019 Filipina.
Sebelumnya dalam beberapa event olahraga internasional seperti Asian Games, Asian Beach Games dan World Cup Sepak Takraw, Jameslong selalu menjadi langganan ISTAF dan ASTAF untuk memimpin pertandingan.
Agustus 2025 lalu, Jameslong juga sukses memimpin pertandingan kejuaraan dunia sepaktakraw Asia Cup yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.
Tim Sepak Takraw Indonesia sendiri yang bakal tampil di turnamen ini akan diwakili oleh sebagian besar atlet yang berasal dari Fakultas Ilmu keolahragaan dan kesehatan Universitas Negeri Makassar seperti Muhammad Ardiansyah Muliang (Anca), Muhammad Rusdi, Diki Apriansyah dan Andi Saputra.
Tim Sepak Takraw Indonesia pada SEA Games 2025 dilatih oleh Dr. Asry Syam, M.Pd Dosen Universitas Negeri Gorontalo (alumni FPOK/FIKK UNM) yang saat ini mengajukan mutasi kerja ke UNM. Menurutnya Tim Sepaktakraw Indonesia akan berjuang semaksimal mungkin, memberikan yang terbaik disemua nomor pertandingan yang diikut, minimal mempertahankan 2 medali emas yang disebut dari nomor Men Quadrant dan Men Double.
“Kami dari Tim Sepaktakraw Indonesia juga sudah mempersiapkan tim jauh-jauh hari, sudah melakukan latihan dan pematangan srategi untuk mohon doa semua bangsa Indonesia,” ujarnya.
Terakhir ia berharap kepemimpinannya di SEA games Thailand 2025 merupakan yang merupakan SEA Games ke tujuh yang diikuti dapat memperoleh hasil yang memuaskan baik dirinya sebagai wasit dan timnas Indonesia secara keseluruhan.
“Harapannya tentu semua bisa sukses, baik itu untuk timnas dan saya sendiri agar dapat memimpin tanpa ada kendala dan lain-lain. Olehnya saya berharap doa dukungan masyarakat Indonesia untuk timnas agar dapat pulang dengan prestasi yang mwmbanggakan,” tutupnya. (*)






