nusatimes.id – Atmosfer Seleksi Nasional (Seleknas) sepak takraw menuju Asean Games 2026 makin panas. Di tengah persaingan ketat, atlet-atlet Gorontalo mendapat suntikan moral berharga.
Pengurus Provinsi (Pengprov) PSTI Gorontalo melalui Bendahara Umum Arief Mohi turun langsung menjenguk satu pelatih dan empat atlet yang kini berjuang di Jakarta.
“Kunjungan ini mewakili Ketua dan seluruh pengurus PSTI Gorontalo untuk memberikan support kepada pelatih dan atlet yang tengah menjalani seleknas,” ujar Arief Mohi, Jumat (13/02/2026).
Kehadiran Arief bukan sekadar formalitas. Dukungan itu terasa betul bagi para pejuang lapangan. Jelki Ladada dan kawan-kawan menyambut hangat kedatangan perwakilan daerahnya.
“Kunjungan ini membuat kami merasa diperhatikan daerah. Semoga ada pejabat daerah lain yang datang, meski hanya untuk memberi motivasi di sela-sela seleksi menuju Asean Games,” ungkap Jelki.
Pesan Arief pun lugas dan tegas. Ia meminta para atlet menjaga fokus, disiplin, dan kondisi fisik selama menjalani tahapan seleksi yang ketat.
“Sekarang semua tergantung kalian. Jika disiplin, fokus, dan bertanggung jawab sebagai atlet, bukan tidak mungkin lima atlet yang ikut seleknas ini bisa lolos semuanya,” tegasnya.
Dengan motivasi yang terus mengalir dan semangat yang menyala, peluang atlet takraw Gorontalo menembus skuad menuju Asean Games 2026 kian terbuka. Seleknas belum selesai, tapi tekad sudah dikunci. Gorontalo ingin buktikan diri di panggung Asia Tenggara!.(*)






