Scroll untuk baca artikel
DaerahGorontalo

Revitalisasi BUMD Dimulai, Komisaris dan Dirut PT Fitrah Mandiri Turun Tangan

×

Revitalisasi BUMD Dimulai, Komisaris dan Dirut PT Fitrah Mandiri Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id — Upaya pembenahan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Gorontalo mulai bergerak nyata. Komisaris PT Fitrah Mandiri (Perseroda), Danial Ibrahim, bersama Direktur Utama Wahyu Sulistyo turun langsung meninjau kondisi kantor perusahaan sebagai langkah awal revitalisasi.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi eksisting perusahaan yang selama ini dinilai belum optimal dalam menjalankan fungsi bisnisnya. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya agenda besar transformasi BUMD agar lebih produktif dan berdaya saing.

Komisaris Danial Ibrahim menegaskan bahwa perubahan BUMD merupakan keharusan. Menurutnya, BUMD tidak boleh hanya menjadi entitas administratif, melainkan harus berkembang menjadi entitas bisnis yang aktif dan mampu memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“BUMD tidak boleh hanya menjadi entitas administratif. Kita dorong menjadi entitas bisnis yang hidup, produktif, dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD. Ini momentum untuk berbenah total,” tegas Danial.

Ia juga menyebut, langkah revitalisasi ini sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie dalam mendorong kemandirian fiskal daerah serta penguatan ekonomi lokal.

Sementara itu, Direktur Utama Wahyu Sulistyo memastikan kesiapan manajemen untuk melakukan pembenahan secara bertahap dan terukur. Fokus awal akan diarahkan pada penguatan internal perusahaan serta membuka peluang kerja sama strategis dengan pihak ketiga.

“Kami akan memulai dari pembenahan internal, sekaligus membuka ruang kerja sama strategis dengan pihak ketiga. Kami optimis perusahaan dapat kembali bergerak dan memberikan nilai tambah bagi daerah,” ujar Wahyu.

Ke depan, PT Fitrah Mandiri (Perseroda) akan mengembangkan model bisnis berbasis kemitraan sebagai solusi atas keterbatasan permodalan sekaligus mempercepat akselerasi usaha.

Revitalisasi ini diharapkan menjadi titik balik bagi PT Fitrah Mandiri (Perseroda) untuk bertransformasi dari aset pasif menjadi entitas bisnis yang produktif, serta meningkatkan kontribusi terhadap PAD dan pertumbuhan ekonomi Gorontalo secara berkelanjutan. (*)

Apa Komentar Anda?