Scroll untuk baca artikel
NasionalNusantaraOlahraga

GHM 2026 Terus Dimatangkan

×

GHM 2026 Terus Dimatangkan

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 mulai mematangkan berbagai persiapan untuk menyukseskan ajang lari yang menargetkan partisipasi 7.500 pelari. Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe memimpin rapat pemantapan persiapan GoHM 2026 yang berlangsung di Mana Cafee, Gorontalo, Minggu (11/10) malam.

“Hari ini kita mengadakan rapat melibatkan anggota DPRD Provinsi Gorontalo, perwakilan Dinas Kesehatan, komunitas pelari, jajaran Disparekrafpora, panitia, serta event organizer RIZ Production untuk mematangkan persiapan sekaligus mengavaluasi apa saja kekurangan yang harus di matangkan sebelum gelaran event GHM 2026,” kata Sultan Kalupe.

Sejumlah aspek menjadi perhatian dalam rapat tersebut, mulai dari kesiapan teknis perlombaan, kebutuhan anggaran, promosi, dukungan sponsor, hingga pelayanan kesehatan bagi peserta. Salah satu fokus utama ialah penetapan Race Director yang berpengalaman serta pembentukan tim teknis yang mampu menangani seluruh kebutuhan lomba secara profesional.

Persiapan juga diarahkan pada evaluasi penyelenggaraan tahun sebelumnya, terutama terkait penataan marshal, penyediaan minuman dan kebutuhan hidrasi, serta pengelolaan jalur menuju garis finis. Komunitas pelari turut memberikan sejumlah masukan agar pelaksanaan GoHM 2026 semakin tertata. Di antaranya, penyediaan water station atau titik hidrasi setiap 2,5 kilometer, penempatan zona penyemangat di titik strategis, serta penguatan keterlibatan komunitas lari lokal.

Dari sisi promosi, rapat membahas pemasangan stiker GHM pada kendaraan operasional organisasi perangkat daerah (OPD), pembuatan video dukungan dari tokoh dan pejabat, serta penjajakan sponsor potensial untuk memperkuat penyelenggaraan. Dukungan promosi juga diarahkan untuk meningkatkan animo masyarakat terhadap event yang diharapkan menjadi salah satu daya tarik olahraga dan pariwisata di Gorontalo.

Aspek keselamatan peserta tidak luput dari perhatian. Dinas Kesehatan diminta memperkuat koordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit rujukan, menyiapkan ambulans siaga maupun ambulans bergerak, serta memastikan ketersediaan kebutuhan medis selama lomba berlangsung.

Dalam notulen rapat tersebut, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Fadli Hasan juga mendorong penghitungan ulang kebutuhan peserta dan anggaran secara cermat. Sementara itu, dr. Sri Darianti Tuna menekankan pentingnya keterlibatan komunitas lari lokal serta menjaga GoHM tetap menjadi event olahraga yang bebas dari unsur politik.

Seluruh masukan tersebut menjadi bahan tindak lanjut panitia untuk memastikan persiapan GoHM 2026 berjalan lebih terarah.
Dengan target 7.500 peserta, penyelenggara diharapkan tidak hanya mengejar jumlah pelari, tetapi juga memastikan kualitas pelayanan, ketertiban lomba, keselamatan peserta, dan pengalaman berlari yang lebih baik.

“Sayaberharap seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja secara maksimal, meningkatkan koordinasi, serta menyelesaikan setiap tahapan persiapan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dengan dibukanya pendaftaran pada September 2026 disertai program harga diskon, diharapkan dapat meningkatkan animo masyarakat dan komunitas pelari untuk berpartisipasi dalam Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026,” harap Sultan.

GHM 2026 diharapkan semakin memperkuat posisi Gorontalo sebagai daerah yang mampu mengembangkan event olahraga sekaligus mendorong promosi pariwisata dan ekonomi kreatif. (*)

Apa Komentar Anda?