nusatimes.id – Tahapan seleksi atlet karate binaan SPOBNAS Gorontalo kabarnya akan berakhir Rabu 4 Juni 2025. Kabarnya test psikologi bakal menjadi ujian terakhir para calon atlet karate SPOBNAS Gorontalo.
Informasi yang diperoleh awak media ini, test masuk SPOBNAS tidak lah mudah. Dimulai dengan test administrasi, kemudian test fisik dan kebugaran, test keterampilan serta terakhir test kesehatan dan psikologi.
“Kami ingin hasil yang dibina di SPOBNAS ini bukan atlet kaleng-kaleng, tapi atlet yang punya kemampuan lebih untuk kemudian digenjot lebih fokus demi target prestasi bukan hanya nasional tapi internasional,” kata carateker Ketua FORKI Gorontalo, Safrin Saifi, Selasa (3/5/2025).
Terpisah Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim menegaskan bahwa, untuk urusan teknis pelaksanaan seleksi atlet SPOBDA dan SPOBNAS itu sepenuhnya diserahkan ke induk olahraga masing-masing.
“Kita tidak ingin intervensi lebih ke teknis, kami hanya sebatas administrasi dan test teknis itu kami percayakan ke cabang olahraga,” tegasnya.
Sementara itu, pelatih nasional karate Gorontalo, Marlina Siahaan mengapresiasi pelaksanaan test atlet SPOBNAS karate Gorontalo yang dilaksanakan Dispora Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan FORKI Gorontalo ini.
“Test atlet ini menjadi gambaran bahwa kolaborasi untuk menghasilkan sebuah prestasi sangat penting. Karena jika semua berjalan sendiri-sendiri, maka mustahil prestasi yang diinginkan dapat terwujud,” pungkas Marlina.
“Sebagai pelatih, saya juga berharap hasil test atlet ini dapat menghasilkan atlet yang mampu bersaing dan memberikan prestasi lebih baik lagi bagi daerah khususnya dan Indonesia tentunya,” tambahnya. (*)
Seleksi Atlet Karate SPOBNAS Bakal Diakhiri Dengan Test Psikologi
Yasin2 min baca












