nusatimes.id – Cabang olahraga pencak silat terus mematangkan kesiapannya jelang keikutsertaan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri yang akan berlangsung pada bulan Oktober di Kudus, Jawa Tengah. Rencananya dua atlet dipersiapkan untuk mewakili Provinsi Gorontalo.
Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Gorontalo, melalui Kabid Binpres, Dedy Punu siap tampil dan meraih prestasi di PON Beadiri Oktober mendatang di Kudus Jawa Tengah.
Dedy mengatakan, PON Beadiri ini merupakan ajang yang pas untuk mengembalikan prestasi cabang olahraga Pencak Silat setelah gagal berlaga di PON XXI di Aceh dan Sumatera Utara lalu. Mantan pesilat yang juga pelatih SPOBDA Gorontalo ini mengungkapkan, persiapan menghadapi PON Beadiri ini sudah berlangsung dan saat ini terus dimatangkan.
“IPSI Gorontalo siap menghadapi PON Beadiri. Saat ini persiapan atlet sudah sementara jalan mereka penuh semangat untuk dapat berlaga di PON Beadiri nanti,” kata Dedy Punu, pada awak media ini, Kamis (21/8/2025).
Dedy menuturkan, usai rapat persiapan dengan KONI Provinsi Gorontalo awal pekan kemarin, pihaknya semakin semangat mempersiapkan atlet meski kuota yang akan diboyong ke Kudus terbatas mengingat kondisi alokasi anggaran yang diterima KONI.
“InsyaAllah kita semangat semuanya untuk mempersiapkan atlet dan tampil akan di PON Beadiri tahun ini. Dan sebagai ajang awal, kami berharap IPSI Gorontalo dapat mempersembahkan prestasi membanggakan untuk daerah,” tuturnya. (*)






