nusatimes.id – Atlet biliar asal Gorontalo, Leo Puluhulawa langkahnya harus terhenti di babak semifinal pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PB POBSI 2025 yang berlangsung mulai 25-30 November 2025 di Jakarta.
Ketua Umum Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Gorontalo, melalui sekertarisnya Hasyim Gawa sejatinya telah memprediksi bahwa satu medali perunggu di kelas bola 10 sudah pasti akan diraih atletnya.
“Persaingan di semifinal memang ssangat ketat, lawannya atlet asal Sumut yang punya catatan prestasi sangat bagus. Namun alhamdulillah, medali perunggu bisa kami dapatkan,” kata Hasyim Gawa, Ahad (30/11/2025).
Hasyim mengaku bersyukur atas perolehan hasil tersebut, meski harapan besar POBSI Gorontalo Leo dapat pulang membawa medali emas atau perak.
“Kita harapannya sih medali emas atau perak, tapi inilah biliard, banyak hal yang tak terduga akan datang,” timpalnya.
Sementara itu beberapa atlet biliar Gorontalo lainnya yang tampil di Kejurnas POBSI 2025 diakui Hasyim sudah menunjukkan kualitas terbaik. Meski belum berhasil membawa pulang medali, namun setidaknya pebiliar Gorontalo sudah mulai diperhitungkan saat ini.
“Ya secara keseluruhan kita memang belum banyak membawa pulang medali, namun yang menjadi catatan pebiliar kita saat ini sudah mulai diperhitungkan,” pungkas mantan pebiliar Gorontalo tersebut. (*)






