Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Road to PON Beladiri 2026! Kick Boxing Gorontalo Seleksi Atlet dan Tempa Mental Juara

×

Road to PON Beladiri 2026! Kick Boxing Gorontalo Seleksi Atlet dan Tempa Mental Juara

Sebarkan artikel ini
oplus_256

 

nusatimes.id — Seleksi atlet Kick Boxing Gorontalo menuju PON Beladiri Manado 2026 resmi digelar dengan semangat tinggi. Tak sekadar mencari petarung terbaik, agenda ini juga menjadi momentum membangun karakter, disiplin, hingga jiwa nasionalisme para atlet muda Gorontalo.

Pengurus provinsi dan juga Ketua Kick Boxing Kota Gorontalo, Eky Punu, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gorontalo saat ini memiliki potensi besar di cabang olahraga kick boxing. Ia menyebut daerah ini telah memiliki Wasit Nasional Sensei Herlina Hasan. Pelatih Nasional 3 Orang. Sensei Nirwan Hasan, Sensei Irwan Hulubangga, Sensei Eko, serta dewan guru kick boxing yang terus bertambah.

“Provinsi Gorontalo sekarang punya kekuatan sumber daya manusia yang luar biasa di kick boxing. Ini menjadi modal penting untuk mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujar Eky penuh semangat.

Namun lebih dari sekadar prestasi, Eky menekankan bahwa olahraga bela diri harus menjadi sarana membangun karakter dan rasa cinta tanah air. Ia menyoroti pentingnya menghormati lagu Indonesia Raya sebagai simbol kebanggaan bangsa.

“Olahraga membawa semangat kebangsaan. Ketika Merah Putih berkibar di event internasional dan Indonesia Raya dikumandangkan, itu adalah kebanggaan luar biasa,” tegasnya di hadapan para atlet.

Eky juga mengingatkan bahwa bela diri bukan alat untuk melakukan kekerasan atau membully orang lain. Menurutnya, kick boxing, karate, muaythai hingga pencak silat adalah seni pengendalian diri.

“Ini bela diri, bukan untuk menyakiti orang. Musuh terbesar sebenarnya bukan lawan di arena, tapi diri kita sendiri,” katanya.

Dalam pesannya kepada atlet muda, Eky menekankan pentingnya proses latihan, disiplin, dan kerja keras. Soal hasil pertandingan, ia menyebut semua kembali kepada kehendak Tuhan.

“Hasil itu milik Yang Maha Kuasa, tetapi proses adalah bagian kita. Tugas atlet hanya berlatih sekuat tenaga dan disiplin,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih sekaligus pengurus Kick Boxing Gorontalo, Nirwan, mengungkapkan bahwa Gorontalo berencana memberangkatkan delapan atlet menuju PON Beladiri Manado 2026 pada Oktober mendatang. Dari jumlah tersebut, satu atlet merupakan petarung putri yang siap bersaing membawa nama daerah.

Seleksi ini menjadi langkah awal Gorontalo dalam membentuk tim terbaik demi berburu prestasi di ajang nasional. Dengan kombinasi latihan keras, mental baja, dan semangat patriotisme, Kick Boxing Gorontalo optimistis bisa berbicara banyak di PON Beladiri 2026.

Sebagai informasi, proses seleksi dilangsungkan di Sultan Camp dan diikuti atlet dari Kota Gorontalo, Boalemo, Bonebol dan Kabupaten Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?