Scroll untuk baca artikel
Dispora ProvinsiGorontaloOlahraga

ESI Gorontalo Resmi Kick-Off! Target Mendunia, Turnamen Rutin Siap Digeber

×

ESI Gorontalo Resmi Kick-Off! Target Mendunia, Turnamen Rutin Siap Digeber

Sebarkan artikel ini
oplus_288

 

nusatimes.id – Start resmi ditekan! Pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Gorontalo bersama ESI kabupaten/kota se-Provinsi Gorontalo periode 2026 resmi dilantik, Jumat (27/02/2026). Tema besar diusung: “Semangat Hulonthalo, Energi Asta Cita: ESI Gorontalo Menuju Prestasi Mendunia.”

Acara yang digelar di salah satu hotel ternama di Kota Gorontalo itu dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi, dalam hal ini Kadis Parekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe, Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo, Yakub Tangahu, Sekum KONI, Adhi Pala dan Waketum bidang organisasi Ridwan Bobihoe, serta para ketua cabang ESI kabupaten/kota.

Momentum sakral ditandai dengan penyerahan bendera pataka dari Ketua Harian KONI Provinsi Gorontalo kepada Ketua ESI Provinsi Gorontalo, Khairul Amir, S.Si. Simbol estafet tanggung jawab.

Simbol siap tempur!
Atlet Sudah Tembus Dunia!

Ketua Harian ESI Provinsi Gorontalo, Ir. Ringgo Radetyo, ST., M.Eng menegaskan, ESI bukan sekadar organisasi baru. Prestasi sudah bicara.

Nama Akbar Paudi jadi contoh nyata. Putra daerah yang kini berstatus pemain profesional dan sukses menembus kompetisi nasional hingga internasional.

“Prestasinya menjadi bukti bahwa anak Gorontalo mampu bersaing di panggung dunia,” tegas Ringgo kepada para awak media usai acara pelantikan, Jum’at (27/02/2026).

Bagi ESI, capaian itu bukan titik akhir. Justru jadi bahan bakar motivasi untuk generasi muda lainnya. Dengan latihan konsisten, disiplin, dukungan keluarga, dan pembinaan organisasi yang solid—mimpi bukan lagi angan.

Turnamen Rutin & Training Camp

Tak mau berlama-lama euforia, pengurus baru langsung dituntut kerja cepat. Program kerja harus konkret. Targetnya?,
Turnamen rutin tingkat pelajar dan mahasiswa, Kalender kompetisi tahunan yang terstruktur, Pembentukan pusat, dan pembinaan atau training camp.

“Ini harus rutin. Kita atur dalam setahun berapa kali. Harus ada wadah pencarian bakat yang jelas,” ujar Ringgo.

Tak hanya itu, ESI juga membidik kerja sama strategis dengan sekolah, kampus, dan komunitas. Tujuannya satu: mengarahkan energi anak muda ke jalur positif dan kompetitif.

Solid atau Tertinggal!

Pesan terakhir Ringgo lugas: kesuksesan e-sport lahir dari kolaborasi. Pengurus, pemerintah, media, hingga masyarakat harus satu frekuensi.

Gorontalo sudah punya talenta. Sudah punya bukti. Sekarang tinggal konsistensi.
Musim baru dimulai. Targetnya bukan sekadar ramai turnamen—tapi podium dunia!. (*)

Apa Komentar Anda?