Scroll untuk baca artikel
Dispora ProvinsiGorontaloOlahraga

Gaspol! ESI Kabupaten Gorontalo Resmi Dilantik, Pembinaan Langsung Digeber

×

Gaspol! ESI Kabupaten Gorontalo Resmi Dilantik, Pembinaan Langsung Digeber

Sebarkan artikel ini
oplus_256

 

nusatimes.id – Mesin organisasi resmi dipanaskan! Pengurus ESI Kabupaten Gorontalo akhirnya sah dilantik oleh Ketua Esports Indonesia (ESI) Provinsi Gorontalo dalam seremoni yang digelar di Grand Q Hotel Gorontalo. Start sudah ditekan, target langsung dipatok: pembinaan jalan terus, prestasi harus melesat!.

Ketua ESI Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase, menegaskan usai pelantikan pihaknya tak mau buang waktu. Program kerja ke depan akan dikolaborasikan dengan agenda provinsi dan pusat, termasuk arahan dari Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI).

“Sejatinya pembinaan sudah jalan kurang lebih satu tahun terakhir. Setelah resmi dilantik, kami akan fokuskan pembinaan sesuai arahan ESI Provinsi dan PB ESI,” tegas Ismail kepada awak media ini, Jum’at (27/02/2026).

Potensi Besar, Tinggal Digas!

Bukan tanpa alasan ESI Kabupaten Gorontalo pede. Potensi atlet e-sport di Kabupaten Gorontalo dinilai cukup menjanjikan. Dari level siswa, mahasiswa, hingga masyarakat umum, animo terus naik. E-sport bukan lagi sekadar hobi, tapi sudah jadi arena kompetisi yang digandrungi generasi muda.

Namun Ismail sadar, tak bisa main solo. Dukungan pemerintah daerah dan KONI Kabupaten jadi kunci agar pembinaan makin solid dan berkelanjutan. Apalagi e-sport kini masuk cabang olahraga prestasi yang punya panggung nasional hingga internasional.

Maret Langsung Panas!

Belum lama dilantik, agenda sudah menanti. Dalam waktu dekat, tepatnya direncanakan bulan Maret, bakal ada kegiatan yang digagas oleh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo. ESI Kabupaten Gorontalo siap pasang badan untuk menyukseskan event tersebut setelah menerima permintaan rekomendasi.

Ini sinyal jelas: roda kompetisi bakal diputar, talenta-talenta lokal siap diuji.
Edukasi Orang Tua, Jadi PR Besar
Satu pekerjaan rumah tak kalah penting adalah sosialisasi kepada orang tua atlet. E-sport diakui masih belum sepenuhnya familiar di kalangan orang tua. Di sinilah peran pengurus diuji.

“Memang belum semua orang tua memahami. Tugas kami melakukan edukasi dan promosi agar mereka paham bahwa ini olahraga prestasi. Kalau didukung penuh, insyaallah bisa jadi kebanggaan daerah bahkan sampai tingkat internasional,” ujar Ismail.

Dengan struktur resmi, pembinaan berjalan, dan agenda kompetisi di depan mata, ESI Kabupaten Gorontalo memberi pesan tegas: e-sport bukan sekadar main game. Ini arena prestasi. Dan Gorontalo siap tancap gas!. (*)

Apa Komentar Anda?