nusatimes.id – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, secara resmi membuka Open Tournament Domino Gaple Bercahaya Cup 2025 yang digelar di taman rakyat Gorontalo Utara , Rabu (27/8/2025).
Turnamen ini diikuti oleh sekitar 134 orang peserta yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat, bahkan dari pihak swasta pimpinan perusahaan, hingga pejabat daerah mendapat apresiasi dari Ketua KORMI Gorontalo Utara, Hamzah Sidik.
Ketua KORMI Gorontalo Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, dan peserta, yang turut mendukung turnamen ini.
“Kegiatan olahraga seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi antara pemerintah dan insan olahraga masyarakat dalam menciptakan iklim pembinaan prestasi yang sehat, bugar, ceria dan luar biasa,” kata Ketua KORMI Gorontalo Utara, Hamzah Sidik kepada awak media, Kamis (28/8/2025).
“Kegiatan seperti ini diharapkan menjadi sarana diskusi ringan, bukan hanya mencari bibit-bibit potensial atlet domino tapi juga menjadi tempat lahirnya ide-ide baru, sekaligus membangun sinergi untuk masa depan Gorontalo Utara kedepannya,” tambahnya.
Sementara itu, sekertaris KORMI Gorontalo Utara, Mohamad Citra Yahya mengaku, kegiatan Open Tournament Domino Bercahaya Cup ini juga menjadi ajang perdana yang di gelar Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Serikat Olahraga Table Games Indonesia (SORTI) Gorontalo.
“Satu hal yang menarik, event ini juga menjadi ajang perdana Inorga SORTI Gorontalo usai terbentuk. Dan semoga menjadi motivasi lahirnya Inorga SORTI Kabupaten Kota se Gorontalo,” ujar Sekertaris KORMI Gorontalo Utara yang juga Ketua Igornas Provinsi Gorontalo tersebut.
Mohamad Citra Yahya juga menambahkan, dengan keterbatasan dan badai efisiensi anggaran yang melanda bangsa ini tak terkecuali di Gorontalo Utara, KORMI Gorut dibawah kepemimpinan Hamzah Sidik tidak ingin tinggal diam dalam menggelorakan olahraga masyarakat di daerah.
“Kita ketahui bersama, efisiensi anggaran oleh pemerintah yang ini cukup membuat semangat kita tertekan. Tapi apa harus berdiam diri? tidak, olahraga masyarakat adalah milik masyarakat dan kita wajib menggelorakan semangat itu,” terang Citra.
“KORMI Gorut ini sebenarnya tidak ada anggaran, beda dengan KORMI Provinsi atau KORMI Boalemo. Tapi kita punya semangat dan kami berharap semangat itu juga lahir di KORMI lain di kabupaten kota se Gorontalo,” tambahnya. (*)






