nusatimes.id – Era baru e-sport Gorontalo resmi dimulai! Pelantikan pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota tahun 2026 jadi titik tekan: kerja tulus, kerja total, prestasi maksimal!.
Dalam sambutannya, kepala Dinas Pariwisata Ekraf Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe mengatakan harapan besar langsung dipasang. Pengurus baru diminta solid dan serius membangun ekosistem e-sport di Bumi Serambi Madinah. Targetnya jelas: pembinaan jalan, prestasi naik, nama daerah makin dikenal.
“Saya melihat atlet-atlet Gorontalo ini cukup baik. Bahkan sudah ada yang sampai ke ajang kelas dunia. Ini harus terus dikembangkan dan dibina,” tegasnya kepada awak media ini, Jum’at (27/02/2026).
Bukan Sekadar Cabang Tambahan!
E-sport tak lagi dipandang sebelah mata. Di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), cabang ini mulai diproyeksikan sebagai salah satu unggulan baru.
Harapannya, pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang, Gorontalo tak hanya dikenal lewat sepak takraw, taekwondo, atau karate. Tapi juga lewat kekuatan atlet digitalnya!.
Dukungan pemerintah daerah pun disebut solid. Gubernur Gorontalo menaruh harapan besar agar e-sport ikut mengangkat marwah olahraga daerah di level nasional.
Modal Sudah Ada, Tinggal Digeber!
Faktanya, bibit sudah tersedia. Atlet sudah menembus panggung dunia. Tinggal bagaimana pengurus baru mampu menyusun program yang rapi, pembinaan yang konsisten, dan kompetisi yang berjenjang.
Pelantikan bukan seremoni biasa. Ini adalah kick-off musim baru. Targetnya bukan sekadar ramai turnamen, tapi podium!.
Gorontalo siap masuk game.Dan kali ini, bukan cuma main—tapi mau menang!. (*)






