nusatimes.id – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Provinsi Gorontalo menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) sebagai ajang konsolidasi, evaluasi kinerja, sekaligus pemantapan agenda strategis ke depan.
Rakerprov KORMI Gorontalo resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Aryanto Husain, M.M.P, yang menegaskan pentingnya sinergi olahraga masyarakat dengan pembangunan daerah dan sektor pariwisata.
Ketua KORMI Gorontalo, Mikson Yapanto, dalam agenda pembukaan diwakili Sekretaris Ir. Muh. Rijal Syukri, yang menyampaikan sambutan sekaligus laporan umum pelaksanaan kegiatan KORMI sepanjang tahun 2025.
Dalam Rakerprov tersebut, KORMI Gorontalo memaparkan capaian prestasi pada Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) di NTB, sekaligus mengevaluasi berbagai program dan kegiatan yang telah berjalan selama tahun 2025.
Tak hanya soal capaian, forum ini juga secara khusus membahas penertiban dan penguatan administrasi Induk Organisasi Olahraga (Inorga) di bawah naungan KORMI Gorontalo. Beberapa poin krusial yang dibahas antara lain kewajiban pengajuan surat pendaftaran keanggotaan, kepemilikan SK keanggotaan penuh dari pusat dan provinsi, serta syarat menjadi anggota penuh dengan minimal membentuk lima cabang Inorga di kabupaten/kota.
“Selain itu, pendataan keanggotaan aktif dan anggota baru turut menjadi perhatian kami guna memastikan validitas dan kekuatan organisasi ke depan. Nah, di Rakerprov KORMI Gorontalo ini juga kami ingin mengarahkan pandangan ke tahun 2026 dengan membahas sejumlah rencana kegiatan strategis, di antaranya pelaksanaan Minggu Bugar, Porprov, hingga Sporty Festival sebagai agenda unggulan olahraga masyarakat di Gorontalo,” beber Sekertaris KORMI Gorontalo, Ahad (21/12/2025).
Menariknya, agenda Rakerprov tak hanya fokus pada program olahraga, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola organisasi. KORMI Gorontalo memasukkan sosialisasi pengelolaan dana hibah bagi Inorga serta KORMI Kabupaten/Kota, sebagai langkah mendorong transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme pengelolaan anggaran.
Di penghujung agenda, Rakerprov turut membahas rencana kerja masing-masing KORMI Kabupaten/Kota, sebagai upaya menyatukan langkah dan visi demi kemajuan olahraga masyarakat Gorontalo yang lebih terstruktur, masif, dan berkelanjutan. (*)






