nusatimes.id – Musyawarah Cabang (Muscab) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kabupaten Gorontalo ke-V tahun 2025 resmi digelar di Hantaleya Cafe Limboto, Kabupaten Gorontalo, Ahad (21/12).
Dalam Muscab tersebut, Zulkifly Nangili terpilih secara aklamasi sebagai Ketua POBSI Kabupaten Gorontalo setelah menjadi calon tunggal dalam proses penjaringan calon ketua.
Muscab POBSI Kabgor ini turut dihadiri langsung Ketua POBSI Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili, yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Dalam sambutannya, Thomas berharap kepemimpinan baru POBSI Kabupaten Gorontalo mampu membawa olahraga biliar semakin berprestasi serta menyatukan seluruh potensi atlet dan penggiat biliar di daerah.
“Ketua POBSI terpilih diharapkan mampu mengangkat prestasi biliar Kabupaten Gorontalo dan menyatukan semua potensi pebiliar untuk membangun pembinaan yang lebih baik ke depan,” ujar Thomas.
Thomas juga menegaskan bahwa untuk menjadi Ketua POBSI tidak harus berasal dari anggota DPRD. Menurutnya, ketua sebelumnya yang bukan anggota legislatif justru mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Namun organisasi juga membutuhkan energi kuat untuk menumbuhkan kegiatan. Mudah-mudahan dengan kepemimpinan baru yang berasal dari DPRD ini, pembiayaan pembinaan olahraga bisa lebih terdorong,” kata Thomas yang juga anggota DPRD Provinsi Gorontalo itu.
Ia menambahkan, kehadirannya secara langsung di Muscab POBSI Kabgor merupakan bentuk komitmen untuk membangun kolaborasi antara POBSI kabupaten dan provinsi.
“Saya berharap ada kolaborasi kuat antara kabupaten dan provinsi untuk memajukan biliar di Gorontalo. Mudah-mudahan lahir juara-juara baru dari Kabupaten Gorontalo,” ucapnya.
Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Thomas Mopili secara resmi membuka Muscab POBSI Kabupaten Gorontalo ke-V.
Sementara itu, Ketua POBSI Kabupaten Gorontalo terpilih, Zulkifly Nangili, menegaskan komitmennya untuk memajukan organisasi secara profesional, transparan, dan berkelanjutan. Ia menyatakan siap bekerja bersama seluruh pengurus untuk menjadikan olahraga biliar sebagai gaya hidup (lifestyle) baru yang melibatkan semua kalangan usia dan profesi.
“Ada tiga hal penting yang menjadi visi dan arah kepemimpinan kami. Pertama, penguatan pembinaan atlet usia dini dan prestasi. Kedua, peningkatan kualitas pelatih dan wasit. Ketiga, pengelolaan organisasi yang modern dan akuntabel,” tegas Zulkifly.
Zulkifly yang juga anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Partai Gerindra itu optimistis POBSI Kabgor dapat melahirkan atlet-atlet biliar berprestasi dan berdaya saing di tingkat regional hingga nasional. (*)






