nusatimes.id – Arena Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Gorontalo 2026 semakin memanas. Kali ini giliran Beladiri Kempo Indonesia (BKI) Gorontalo yang siap menggelar persaingan sengit dengan menurunkan 39 pegiat dari empat kabupaten/kota.
Para pegiat berasal dari KORMI Kabupaten Boalemo sebanyak enam orang, KORMI Gorontalo Utara sembilan orang, KORMI Kabupaten Gorontalo 17 orang, serta KORMI Kota Gorontalo tujuh orang. Seluruhnya akan bertanding memperebutkan gelar terbaik di ajang olahraga masyarakat dua tahunan tersebut.
Ketua Panitia FORPROV II BKI Gorontalo yang juga Ketua Umum BKI Boalemo, Senpai Murtono Sanusi, mengatakan BKI Kempo mempertandingkan 12 nomor yang akan menguji kemampuan teknik, ketangkasan, dan sportivitas para pegiat.
Nomor yang diperlombakan meliputi Kata Individual Kadet Putra, Kata Individual Kadet Putri A, Kata Individual Kadet Putri B, Kata Individual Senior Putra, Kata Individual Junior Putri, Kata Individual Teeneger Putri, Kata Self Defence Mix, Kata Self Defence Putri, Semi Kempo Kadet Putra, Semi Kempo Kadet Putri, Semi Kempo Teeneger Putra, serta Semi Kempo Senior Putra.
“Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan BKI Kabupaten Boalemo mampu meraih hasil maksimal di rumah sendiri,” ujar Murtono.
Sementara itu, Ketua BKI Provinsi Gorontalo, Shihang M. Yusuf (6 Dan), menegaskan FORPROV II bukan sekadar ajang perebutan medali, tetapi juga menjadi wadah pembinaan pegiat BKI Kempo menuju prestasi yang lebih tinggi.
Menurutnya, kompetisi ini menjadi bagian dari persiapan pegiat untuk menjaga tradisi raihan medali sekaligus meningkatkan kebugaran dan prestasi olahraga masyarakat di Gorontalo.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo, Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, serta KORMI Provinsi Gorontalo atas terselenggaranya FORPROV II.
“Semoga pelaksanaan FORPROV ke depan semakin baik, baik dari sisi sarana maupun dukungan anggaran, sehingga pembinaan olahraga masyarakat di Gorontalo terus berkembang,” tutupnya. (*)






