nusatimes.id – Perjuangan panjang dan latihan keras yang dijalani skuad STC Gorontalo akhirnya membuahkan hasil manis. Tim berjuluk Laskar Tambu ini berhasil menyabet gelar juara pada ajang Liga Sepak Bola Indonesia (LSI) Zona Sulawesi, usai menaklukkan wakil Sulawesi Tengah di partai puncak.
Meski trofi sudah ada di genggaman, pelatih kepala Franki Lakoro yang akrab disapa Coach Angky dan Coach Hendra Pago mengaku baru merasa usahanya terbayar, namun belum berpuas hati sepenuhnya. Baginya, ini baru langkah awal menuju target yang lebih tinggi.
“Kerja keras selama latihan ini akhirnya terbayar sudah. Tapi saya dan tim belum merasa puas. Target utama kami jelas adalah melaju ke putaran nasional, babak 16 besar LSI yang akan digelar di Jakarta nanti,” tegas Coach Angky usai pertandingan.
Ia pun menegaskan bahwa tantangan sesungguhnya baru akan dimulai di babak selanjutnya.
“Perjuangan yang sesungguhnya ada di putaran nasional babak 16 besar di Jakarta bulan November nanti. Di sanalah kita akan melihat persaingan memperebutkan gelar juara nasional yang sesungguhnya,” tambahnya penuh semangat.
Sementara itu, Ketua Umum STC Gorontalo, Alex Maga, menyampaikan keyakinan penuh kepada tim asuhannya. Dalam wawancara dengan awak media pada Selasa (7/7/2026), ia berharap capaian ini menjadi modal terbaik. Meski untuk tim putri belum bisa berbicara banyak, namun ia optimis di LSI tahun depan prestasi akan diraih tim besutan pelatih Rizky Djaina dan Ayu Taha tersebut.
“InsyaAllah STC Gorontalo bisa menjadi wakil terbaik Zona Sulawesi dan tampil percaya diri di babak 16 Besar Divisi 1 pada bulan November nanti,” ujar Alex Maga mantap.
Dengan status juara zona, STC Gorontalo kini berhak melangkah ke babak selanjutnya. Skuad ini akan membawa harapan seluruh masyarakat Gorontalo untuk bersaing melawan tim-tim kuat dari seluruh penjuru Indonesia di panggung nasional. (*)






