nusatimes.id – Semangat juang mulai membara. Kontingen STC Gorontalo dijadwalkan bertolak menuju Mamuju, Sulawesi Barat, pada Kamis (2/7/2026) untuk mengikuti ajang Liga Sepak Takraw Indonesia (LSI) 2026 Wilayah III Sulawesi.
Sebelum meninggalkan Gorontalo, seluruh kontingen akan menjalani rangkaian kegiatan yang sarat makna. Sebanyak 25 personel berkumpul pukul 07.00 WITA di Gedung Sepak Takraw Desa Luwoo, kemudian melaksanakan ziarah ke makam almarhum Harsono Taha, sosok pelatih sepak takraw yang telah berjasa besar bagi perkembangan olahraga tersebut di Gorontalo.
Usai ziarah, kontingen akan menggelar doa bersama sebagai ikhtiar memohon kelancaran dan keselamatan selama mengikuti kompetisi. Selanjutnya, rombongan bergerak menuju Rumah Dinas Bupati Gorontalo untuk mengikuti prosesi pelepasan resmi yang dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WITA oleh Bupati Gorontalo atau pejabat yang mewakili.
“Setelah seremoni pelepasan, kontingen langsung bertolak menuju Mamuju pada pukul 09.30 WITA dengan membawa tekad untuk mengharumkan nama Gorontalo di pentas sepak takraw Sulawesi,” kata Alex Maga, Rabu (1/6/2026).
Kontingen STC Gorontalo dipimpin Ketua STC Gorontalo, Alex Maga, dengan Rahmat Mohamad sebagai Manajer Tim Putra.
Total kekuatan yang diberangkatkan mencapai 25 orang, terdiri atas 11 atlet, empat ofisial, empat pelatih, dua wasit, satu tenaga medis, serta tiga sopir.
Dengan persiapan yang telah dimatangkan, STC Gorontalo menatap LSI 2026 dengan optimisme tinggi. Seluruh elemen tim bertekad memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi bagi Gorontalo dalam persaingan antartim terbaik se-Sulawesi. (*)






