Scroll untuk baca artikel
ATR/BPN Bone Bolangobone bolangoKantor Pertanahan Kabupaten Bone BolangoPemda Bone Bolango

Bupati Bone Bolango Minta OPD dan Camat Pahami RDTR Agar Tak Salah Manfaatkan Ruang

×

Bupati Bone Bolango Minta OPD dan Camat Pahami RDTR Agar Tak Salah Manfaatkan Ruang

Sebarkan artikel ini

Nusatimes.id, (KOTA GORONTALO) – Bupati Bone Bolango menegaskan kepada seluruh Kepala OPD dan Camat agar memahami secara detail Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bone Bolango.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) dalam rangka Penyusunan RDTR Tahun 2026, Selasa (6/10/2026) di Grand Hotel Kota Gorontalo.

Menurut Bupati, RDTR merupakan acuan utama yang tidak bisa ditawar dalam setiap pelaksanaan pembangunan daerah.

“Sesungguhnya RDTR ini sangat penting dan sangat membantu kita. Segala kegiatan yang kita lakukan harus mendasarkan pada RDTR. Di sana terinci secara detail berbagai hal yang kita korelasikan dengan program pembangunan yang akan dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Di hadapan Sekda Bone Bolango Iwan Mustapa, Ketua TP-PKK Bone Bolango, pimpinan DPRD, para Kepala OPD, Camat, serta perwakilan Balai Wilayah Sungai II, Balai Jalan, Kanwil BPN, Kanwil Kemenkumham dan Kantor Pertanahan Bone Bolango, Bupati mengingatkan agar pembangunan tidak dilakukan asal-asalan.

Ia menekankan, memahami aturan tata ruang adalah bagian dari integritas seorang birokrat.

“Jangan asal-asalan, jangan asal jalan. Ini merupakan integritas kita sebagai seorang birokrat. Tanpa memahami aturan, bukan siapa-siapa,” tegasnya.

Bupati khawatir, jika RDTR tidak dipahami dengan baik, akan terjadi pelampauan pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan kepentingan jangka panjang daerah.

Karena itu, ia menekankan tiga hal penting dalam KLHS ini. Pertama, teridentifikasinya secara jelas isu pembangunan berkelanjutan yang paling strategis di wilayah perencanaan. Kedua, teridentifikasinya materi RDTR yang berpotensi memberikan pengaruh terhadap lingkungan hidup. Dan ketiga, tersusunnya arah dan masukan sebagai dasar penyempurnaan RDTR.

“Sehingga pembangunan Bone Bolango berlangsung secara tertib, aman, produktif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan yang juga diikuti secara daring oleh Direktur Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I Kementerian ATR/BPN beserta jajaran ini.

Apa Komentar Anda?