Scroll untuk baca artikel
Dispora ProvinsiGorontaloOlahraga

Perkuat Pembinaan 8 Cabor Pendidikan, Kadispora Kembali Monitoring Asrama SPOBDA

×

Perkuat Pembinaan 8 Cabor Pendidikan, Kadispora Kembali Monitoring Asrama SPOBDA

Sebarkan artikel ini

 

nusatimes.id – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Gorontalo terus mengimplementasikan Asta Cita ke-4, Pergub Desain Olahraga Daerah oleh Gubernur Gusnar Ismail, UU 11/2022 & UU 40/2009 untuk dongkrak IPO & IPP.

 

Hal ini terlihat saat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, melakukan monitoring langsung di Asrama Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA). Dimana kunjungan ini untuk memastikan ekosistem pembinaan atlet berjalan terstandar, terukur, dan berkelanjutan.

 

SPOBDA saat ini membina 8 cabang olahraga pendidikan: atletik, karate, taekwondo, pencak silat, sepak takraw, anggar, tenis meja, dan renang. Pembinaan dilaksanakan berjenjang, mengedepankan sport science, nutrisi, dan pola asrama.

 

“Monitoring ini penting agar pembinaan atlet berlangsung disiplin dan efektif. Target kita bukan hanya medali, tetapi juga karakter unggul dan prestasi berkelanjutan,” ujar Danial Ibrahim, Selasa (26/8/2025).

 

Langkah pembinaan ini merupakan implementasi Asta Cita ke-4 Presiden RI (SDM unggul), serta menindaklanjuti Peraturan Gubernur tentang Desain Olahraga Daerah (DOD) yang ditetapkan oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail. Seluruh program SPOBDA dijalankan dalam koridor olahraga pendidikan sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, dimana menyebutkan selain olahraga prestasi, olahraga masyarakat dan Olahraga disabilitas  terdapat olahraga pendidikan, serta bertujuan untuk mengembangkan potensi individu secara jasmani dan rohani baik aspek kognitif, efektif maupun psikomotorik.

 

“Dengan DOD sebagai peta jalan, SPOBDA menjadi lokomotif pembinaan olahraga pendidikan. Dampaknya kita arahkan langsung pada kenaikan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) dan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Provinsi Gorontalo,” tambah Danial.

 

Kadispora menegaskan komitmen kolaborasi dengan kabupaten/kota, KONI, induk cabang olahraga,  perguruan tinggi, dan orang tua atlet untuk memperkuat pembinaan dari hulu ke hilir.

 

Tentang SPOBDA Gorontalo

SPOBDA adalah sentra asrama pembinaan atlet potensial di Provinsi Gorontalo yang memfokuskan diri pada pengembangan talenta usia sekolah, berbasis sport science, pendidikan karakter, dan tata kelola yang akuntabel. (*)

Apa Komentar Anda?