nusatimes.id – Atmosfer persaingan langsung terasa dalam Seleksi Daerah (Selekda) Muaythai Gorontalo yang digelar sebagai bagian dari penjaringan atlet menuju PON Beladiri yang akan berlangsung pada Oktober mendatang di Manado, Sulawesi Utara. Sebanyak 36 partai tersaji dengan menampilkan petarung terbaik dari berbagai daerah di Gorontalo.
Kejuaraan yang memperebutakan tropy Kapolres Boalemo tersebut resmi dibuka oleh Kapolres Boalemo AKBP Firman Taufik, S.IK, didampingi Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali serta Sekretaris Umum KONI Provinsi Gorontalo, Adhi Pala. Pembukaan berlangsung meriah dan menjadi momentum penting bagi pembinaan Muaythai di Bumi Serambi Madinah.
Ketua Pengprov Muaythai Gorontalo, Mohamad Vini Sidiki, menegaskan bahwa seleksi ini bukan sekadar mencari juara, melainkan menentukan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi persaingan di level nasional.
Sebanyak 12 nomor kelas dipertandingkan, meliputi Junior 43 kg putri, Senior 45 kg putri, Pra Junior 43 kg putra, Junior 48 kg putra, Senior 45 kg putra, Senior 48 kg putra, Senior 51 kg putra, Senior 56 kg putra, Senior 63,3 kg putra, Senior 65 kg putra, Senior 67 kg putra, hingga Senior 71 kg putra.
Vini berharap atlet-atlet yang lolos seleksi tidak berhenti sampai di tahap Selekda. Menurutnya, pembinaan harus berjalan secara berkelanjutan agar prestasi Muaythai Gorontalo terus meningkat.
“Kami berharap bibit-bibit unggul yang terjaring benar-benar dibina. Jangan berhenti di Selekda. Atlet harus terus berlatih, menjaga pola makan, dan disiplin. Pelatih bersama Pengcab juga harus aktif melakukan pembinaan karena atlet yang lolos menjadi tanggung jawab bersama menuju Porprov, Pra-PON hingga PON,” ujar Vini, Senin (13/7/2026).
Ia juga menekankan pentingnya membangun sistem pembinaan yang terukur sehingga Selekda menjadi awal dari program pemusatan latihan, bukan sekadar kegiatan seremonial.
“Kami yakin dengan kerja keras atlet, pelatih, serta dukungan KONI, Muaythai Gorontalo mampu berbicara banyak di tingkat nasional dan mengharumkan nama daerah,” tegasnya.
Seluruh pertandingan berlangsung tertib dan sportif di bawah kepemimpinan Dewan Wasit/Juri bersertifikat internasional asal Sulawesi Utara, Daniel J. Sumampouw, yang memastikan setiap laga berjalan sesuai aturan. Selekda ini pun menjadi langkah awal bagi Muaythai Gorontalo untuk membentuk tim terbaik menghadapi PON Beladiri 2026. (*)






