Scroll untuk baca artikel
Gorontalo

Roadshow Optimalisasi PAD Dimulai, Pemprov dan Daerah Kompak Perkuat Sinergi Pajak

×

Roadshow Optimalisasi PAD Dimulai, Pemprov dan Daerah Kompak Perkuat Sinergi Pajak

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id Senin (9/2/2026) Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) resmi mengawali Roadshow Optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Pada hari pertama, kegiatan menyasar dua daerah, yakni Pemerintah Kota Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, menyatakan roadshow ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan gerak provinsi dan kabupaten/kota dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Fokus utama meliputi optimalisasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), peningkatan kepatuhan wajib pajak, serta percepatan digitalisasi layanan Samsat,” ujar Danial Ibrahim.

Kunjungan pertama dilakukan ke Pemerintah Kota Gorontalo. Rombongan diterima Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid, didampingi Kepala Bapenda Kota Gorontalo Zamroni Agus, serta perwakilan Badan Keuangan, Bappeda, Inspektorat, dan Bagian Hukum Setda.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas data realisasi pajak, tingkat kepatuhan kendaraan bermotor, potensi penerimaan opsen, hingga penguatan strategi pelayanan jemput bola. Digitalisasi layanan menjadi perhatian utama, termasuk integrasi pembayaran non-tunai, pengembangan Samsat Keliling, serta pendekatan berbasis komunitas untuk memudahkan masyarakat membayar pajak.

Roadshow kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Bone Bolango. Rombongan diterima Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustafa, bersama Asisten Administrasi Umum Budi Wantogia, Kepala Badan Keuangan dan Pendapatan Abdul Halim Katili, serta jajaran OPD terkait seperti Dinas Perhubungan, Pariwisata, Perikanan, Bappeda, Inspektorat, dan Bagian Hukum.

Pembahasan diperluas pada potensi lintas sektor, meliputi integrasi data kendaraan, dukungan penertiban di lapangan, serta peran OPD dalam menggali objek pajak dan retribusi yang belum optimal.

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menyatakan komitmen penuh mendukung pengembangan Samsat digital, layanan keliling, serta skema cost sharing operasional guna meningkatkan kualitas layanan dan penerimaan daerah.

“Hari pertama roadshow menegaskan bahwa optimalisasi PAD membutuhkan kolaborasi dan sinergi lintas pemerintahan. Integrasi data serta pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat diyakini mampu mendorong peningkatan kepatuhan wajib pajak,” benernya.

Dengan sinergi yang terbangun sejak awal, setiap peningkatan kepatuhan, sekecil apa pun, diharapkan memberi dampak nyata bagi penerimaan daerah dan menjadi fondasi menuju kemandirian fiskal Gorontalo demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. (*)

Apa Komentar Anda?