nusatimes.id — Musyawarah Provinsi (Musprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Gorontalo yang digelar di Hotel Aston, Senin (21/9/2026), mendapat perhatian dari Ketua DPRD Provinsi Gorontalo.
Ketua DPRD mengapresiasi antusiasme para pengusaha dari kabupaten dan kota yang hadir dalam agenda pemilihan Ketua Kadin Gorontalo tersebut.
Menurutnya, dua kandidat yang maju dalam bursa Ketua Kadin Gorontalo sama-sama memiliki kapasitas untuk memimpin organisasi para pengusaha di daerah itu.
“Hari ini kita melihat kandidat ketua itu ada dua, dan dua-duanya memiliki kualitas serta kapasitas yang mumpuni. Oleh karena itu, teman-teman dari kabupaten dan kota kita harapkan untuk jeli melihat,” ujar Ketua DPRD saat diwawancarai di lokasi kegiatan.
Ia juga berharap kontestasi tersebut tetap berlangsung dalam suasana positif dan tidak menimbulkan perpecahan di kalangan pengusaha Gorontalo.
Bahkan, jika memungkinkan, kedua kandidat dapat disatukan untuk bersama-sama membangun Kadin Gorontalo.
Menurutnya, Musprov tidak seharusnya hanya berakhir pada proses pemilihan ketua. Lebih dari itu, kepemimpinan Kadin ke depan diharapkan mampu membawa kepentingan dunia usaha Gorontalo ke tingkat nasional.
“Maka saya berharap dari pertarungan yang positif ini menghasilkan ketua terpilih yang mampu memfasilitasi Provinsi Gorontalo di tingkat nasional, di kancah nasional,” katanya.
Ia menegaskan, ketua terpilih nantinya harus mampu memberikan dampak nyata bagi kemajuan daerah.
“Jangan kita hanya memilih ketua lalu berhenti pada perhelatan seperti ini. Kita gantungkan harapan agar ketua terpilih nanti secara nyata membawa Gorontalo ke arah yang lebih maju,” tegasnya.
Ketua DPRD juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara Kadin dan pemerintah daerah.
Menurutnya, jaringan dunia usaha dapat menjadi salah satu jalur untuk membuka komunikasi dengan pemerintah pusat, terutama terhadap berbagai peluang yang tidak selalu mudah ditembus hanya melalui jalur birokrasi.
“Pemerintah menaruh harapan besar bahwa ada sekat di pusat yang tidak hanya bisa ditembus oleh birokrasi saja, tetapi bisa dikolaborasikan dengan pihak pengusaha,” jelasnya.
Ia memastikan DPRD Provinsi Gorontalo tidak berpihak kepada salah satu kandidat.
“Kami dari DPRD tentu tidak memihak ke salah satu calon, tetapi kami menaruh harapan besar terhadap ketua terpilih nanti,” pungkasnya. (*)






