Scroll untuk baca artikel
Olahraga

SPOBDA Gorontalo Buka Seleksi Atlet Usia Dini 2026, Kesempatan Emas Bagi Talenta Muda Berprestasi

×

SPOBDA Gorontalo Buka Seleksi Atlet Usia Dini 2026, Kesempatan Emas Bagi Talenta Muda Berprestasi

Sebarkan artikel ini

 

nusatimes.id – Program Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA) Provinsi Gorontalo kembali membuka pintu bagi calon atlet masa depan. Seleksi Terbuka Atlet Usia Dini Tahun 2026 resmi digelar untuk menjaring bibit-bibit terbaik yang siap dibina menuju prestasi yang lebih tinggi.

Kesempatan ini diperuntukkan bagi pelajar berusia 14 hingga 16 tahun yang berdomisili di Provinsi Gorontalo. Selain memiliki bakat olahraga, peserta juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan administrasi dan siap mengikuti seluruh program pembinaan yang telah disiapkan oleh SPOBDA.

Koordinator SPOBDA sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Seleksi Terbuka Atlet Usia Dini Tahun 2026, Moh Zain Mooduto, menegaskan bahwa proses seleksi akan dilakukan secara terbuka, objektif, dan tanpa pungutan biaya.

“Pendaftaran sudah dibuka melalui dua jalur, yakni online dan offline. Untuk pendaftaran online, peserta dapat mengirimkan berkas melalui Google Form mulai 15 hingga 19 Juni 2026. Sementara pendaftaran offline dilaksanakan pada 18 hingga 20 Juni 2026 di Asrama SPOBDA Provinsi Gorontalo, Jalan Bali, Kelurahan Pulubala, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo,” kata Zein, Senin (8/6/2026).

Peserta yang mendaftar wajib melengkapi sejumlah dokumen seperti ijazah terakhir, surat keterangan siswa aktif, KTP atau KIA, kartu keluarga, surat keterangan sehat, surat izin orang tua, rekomendasi pengurus provinsi cabang olahraga, hingga bukti prestasi olahraga yang pernah diraih.
Menariknya, salah satu syarat utama adalah peserta harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial.

“Setelah proses verifikasi administrasi, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti serangkaian tes mulai 24 hingga 29 Juni 2026,” lanjutnya.

Tahapan seleksi diawali dengan tes fisik dasar yang meliputi pengukuran antropometri, kecepatan, kelincahan, daya tahan, kekuatan otot, hingga fleksibilitas. Selanjutnya peserta akan menjalani tes kesehatan, psikologi, serta tes keterampilan cabang olahraga yang dipandu langsung oleh tim pelatih dan penguji masing-masing cabang.

Tidak hanya kemampuan fisik dan teknik, aspek mental juga menjadi perhatian serius. Melalui tes psikologi dan wawancara yang melibatkan orang tua atau wali, panitia akan menilai disiplin, motivasi, karakter, serta kesiapan atlet untuk mengikuti pembinaan jangka panjang.

Pengumuman hasil seleksi administrasi dijadwalkan pada 22–23 Juni 2026, sedangkan hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 30 Juni 2026 melalui Radio RH 99,9 FM, RRI Gorontalo, serta media sosial resmi.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam menyiapkan regenerasi atlet daerah. Melalui SPOBDA, talenta-talenta muda terbaik diharapkan mampu berkembang menjadi atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama Gorontalo di tingkat nasional maupun internasional.

Bagi para pelajar yang memiliki mimpi besar di dunia olahraga, seleksi SPOBDA 2026 menjadi panggung awal untuk membuktikan kemampuan dan meraih kesempatan emas menuju masa depan yang lebih gemilang. (*)

Apa Komentar Anda?