nusatimes.id – Kejuaraan Pencak Silat Open Tournament Pengprov IPSI Sulut II yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Utara Tahun 2025 akhirnya usai. Enam pesilat binaan SPOBDA Gorontalo berhasil membawa pulang masing-masing medali pada event yang berlangsung di Hall B GOR Wolter Mongisidi Sario Manado.
Keenam atlet pencak silat SPOBDA Gorontalo peraih medali yakni Moh.Revaldo Lamusu (kelas G remaja medali emas), Siti Khairani Mokoginta (kelas B dewasa medali emas), Muh fahry Syakur (kelas D remaja medali perak),
Muh Rizki p Adrian (kelas B remaja medali perak), dan medali perunggu masing-masing diraih Alawia P La Ode di kelas D remaja, dan Syifa Salsabila Musa di kelas E remaja.
“Alhamdulillah dengan hasil tryout ini, kita sebagai pelatih melihat dan mengukur sejauhmana program latihan yang sudah diberikan dipahami maksimal oleh para atlet atau tidak,” ucap Dedy Punu pelatih pencak silat SPOBDA Gorontalo, Ahad (4/5/2025).
Dedy juga mengapresiasi beberapa atletnya yang tampil diluar dugaan. Seperti halnya penampilan Siti Khairani Mokoginta yang meski diusia remaja tidak gentar turun di kelas B dewasa.
“Siti itu luar biasa. Meski dia baru berusia remaja, tapi saat dimainkan di kelas dewasa bisa tampil memukau bahkan meraih medali emas dengan menghantam atlet juara dua dewasa di Sulut,” serunya.
Terpisah Kadispora Provinsi Gorontalo, Daniel Ibrahim menyambut bangga kabar gembira dan hasil memuaskan keenam atlet silat binaan SPOBDA Gorontalo pada event yang pekan kemarin berhasil membuat bangga daerah.
“Mewakili pemerintah Provinsi Gorontalo, saya mengucapkan selamat kepada keenam atlet silat Gorontalo yang berhasil mengharumkan nama daerah sekaligus semuanya pulang dengan meraih medali. Saya berharap semoga prestasi ini dapat memotivasi perjuangan selajutnya di event-event yang lebih besar lagi seperti POPNAS akhir tahun ini,” harapnya. (*)










