Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Sultan Kalupe Dorong Taekwondo Gorontalo Bangkit, Minta Pembinaan Atlet Diperkuat

×

Sultan Kalupe Dorong Taekwondo Gorontalo Bangkit, Minta Pembinaan Atlet Diperkuat

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id (Gorontalo) – Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, berharap Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia (TI) Gorontalo menjadi momentum kebangkitan prestasi taekwondo di daerah.

Sultan menyampaikan harapan tersebut saat menghadiri Musprov TI Gorontalo. Menurutnya, forum musyawarah ini bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi kesempatan mengevaluasi perjalanan organisasi selama empat tahun terakhir.

Dia mengatakan, berbagai program yang telah berjalan baik perlu dipertahankan. Sementara kekurangan dalam kepengurusan sebelumnya harus menjadi bahan perbaikan untuk periode berikutnya.

“Ini merupakan momentum yang sangat penting dalam rangka mengevaluasi empat tahun kepemimpinan Pak Irwan. Apa yang sudah baik dilaksanakan kita lanjutkan, dan tentu apa yang masih kurang mudah-mudahan di periode berikutnya bisa diperbaiki,” ujar Sultan.

Dia juga memberikan apresiasi kepada Irwan Mamesah beserta jajaran pengurus sebelumnya atas kontribusi mereka dalam mengembangkan taekwondo Gorontalo.

Sultan berharap kepengurusan baru nantinya memiliki semangat lebih besar untuk menggerakkan organisasi dan meningkatkan pembinaan atlet.

Menurutnya, Gorontalo memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga. Dia mencontohkan atlet sepak takraw yang mampu menembus level internasional serta atlet karate Zaskia Putri Salurante yang berhasil meraih medali perak pada kejuaraan di luar negeri.

Taekwondo sendiri, kata Sultan, pernah mencatatkan masa kejayaan di Gorontalo pada era kepemimpinan Silvana.

“Taekwondo kita pernah berjaya juga di bawah Silvana. Mudah-mudahan dengan kepengurusan baru ini akan lebih banyak lagi atlet yang muncul dan mengharumkan nama Gorontalo,” harapnya.

Selain penguatan organisasi, Sultan menyoroti pentingnya pembinaan atlet melalui Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Daerah (SPOBDA) yang berada di bawah koordinasi pemerintah provinsi.

Dia meminta pengurus taekwondo turut memberikan perhatian terhadap peningkatan kualitas pembinaan atlet di sentra tersebut agar potensi atlet muda dapat berkembang secara maksimal.

Sultan tidak menampik masih terdapat keterbatasan fasilitas olahraga. Bahkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, sejumlah fasilitas di lingkungan SPOBDA mengalami kerusakan, termasuk kebocoran atap tempat latihan.

Karena itu, pihaknya telah menyampaikan permohonan dukungan renovasi kepada Ketua TAPD dan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo. Dia berharap perbaikan fasilitas tersebut dapat direalisasikan pada tahun depan.

“Kami berharap mudah-mudahan tahun depan bisa dilakukan renovasi atap tempat latihan, sehingga fasilitas yang digunakan teman-teman taekwondo bisa lebih baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sultan menekankan pentingnya tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan semakin baik. Menurutnya, organisasi yang dikelola dengan baik akan berdampak langsung terhadap kualitas pembinaan dan pencapaian prestasi atlet.

Dia juga berharap dukungan anggaran untuk pembinaan taekwondo ke depan dapat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Harapan kami, tata kelola kepengurusan taekwondo semakin hari semakin baik, sehingga tentu akan menghasilkan prestasi yang lebih baik lagi,” tegas Sultan.

Sultan pun berharap Musprov TI Gorontalo dapat berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menghasilkan kepengurusan yang mampu membawa taekwondo Gorontalo kembali bersaing di level nasional maupun internasional. (*)

Apa Komentar Anda?