Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Kejurda Sukses, FORKI Gorontalo Mulai Bidik Pra-PON

×

Kejurda Sukses, FORKI Gorontalo Mulai Bidik Pra-PON

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Gorontalo mulai mengarahkan fokus ke persiapan menghadapi Pra-PON tahun depan. Kejuaraan Daerah (Kejurda) Karate Piala Gubernur 2026 menjadi langkah awal untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi pembinaan karate di daerah.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurda Karate Piala Gubernur 2026, Adam Dumbi, mengatakan, agenda kejuaraan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan FORKI Gorontalo yang cukup padat dalam sepekan terakhir. Sebelum menggelar Kejurda selama tiga hari di GOR David Tony, Limboto, FORKI Gorontalo lebih dahulu melaksanakan agenda pelantikan dan rapat kerja.

“Meski waktu persiapannya cukup mepet, Kejurda Piala Gubernur bisa berlangsung sukses. Apresiasi untuk seluruh panitia pelaksana dan tim wasit yang selama tiga hari menjalankan tugas dengan baik,” kata Adam kepada awak media ini, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kejuaraan tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat. Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurda juga memberikan gambaran awal mengenai kesiapan atlet karate Gorontalo menghadapi persaingan yang lebih tinggi.

Hal senada disampaikan Kabid Pembinaan dan Prestasi (Binpres) FORKI Gorontalo, Ricky Dama. Dia menegaskan, Kejurda Piala Gubernur 2026 menjadi indikator awal dalam mempersiapkan atlet menuju Pra-PON tahun depan. Karena itu, hasil kejuaraan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan dan memetakan potensi atlet yang dapat dipersiapkan menghadapi agenda tersebut.

Namun, pembenahan tidak hanya menyasar atlet. FORKI Gorontalo juga akan mendorong penguatan organisasi di tingkat kabupaten dan kota melalui pelaksanaan musyawarah daerah (musda). FORKI Kota Gorontalo dan FORKI Kabupaten Bone Bolango diharapkan sudah melaksanakan musda pada akhir tahun ini. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan roda organisasi berjalan sekaligus mendukung program pembinaan karate secara berkelanjutan.

Kekurangan Wasit Jadi Evaluasi

Di balik suksesnya penyelenggaraan Kejurda Piala Gubernur 2026, FORKI Gorontalo masih menghadapi pekerjaan rumah, terutama terkait keterbatasan jumlah wasit. Saat ini, Gorontalo hanya memiliki sekitar 14 wasit yang dapat mendukung pelaksanaan kejuaraan. Jumlah tersebut dinilai perlu ditambah agar penyelenggaraan kompetisi karate di daerah bisa berjalan lebih optimal.

Karena itu, pelatihan wasit menjadi salah satu agenda penting yang perlu segera direalisasikan. Penambahan tenaga wasit diharapkan tidak hanya membantu penyelenggaraan kejuaraan tingkat provinsi, tetapi juga memungkinkan setiap daerah menggelar kompetisi secara mandiri.

Dengan demikian, pembinaan karate tidak hanya bertumpu pada kejuaraan tingkat provinsi. Kompetisi di tingkat kabupaten dan kota juga diharapkan semakin aktif sehingga atlet memiliki lebih banyak kesempatan untuk mengasah kemampuan. FORKI Gorontalo kini memiliki sejumlah pekerjaan yang harus dituntaskan, mulai dari evaluasi atlet, penguatan organisasi, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia perwasitan.

Semua itu menjadi bagian penting dalam membangun persiapan yang lebih matang menuju Pra-PON tahun depan. Targetnya, karate Gorontalo tidak hanya sukses menyelenggarakan kejuaraan, tetapi juga mampu melahirkan atlet yang siap bersaing di level nasional. (*)

Apa Komentar Anda?