Scroll untuk baca artikel
Olahraga

Yakub Tangahu Tegaskan Taekwondo Jadi Salah Satu Cabor Unggulan Gorontalo Menuju PON

×

Yakub Tangahu Tegaskan Taekwondo Jadi Salah Satu Cabor Unggulan Gorontalo Menuju PON

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id (Gorontalo) – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Gorontalo, Yakub Tangahu, ST, menegaskan cabang olahraga (cabor) taekwondo menjadi salah satu andalan daerah dalam menghadapi persaingan pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Hal tersebut disampaikan Yakub saat memberikan sambutan pada Musyawarah Provinsi (Musprov) Taekwondo Indonesia (TI) Gorontalo.

Dalam sambutannya, Yakub mengungkapkan bahwa dirinya memiliki kedekatan emosional dengan olahraga taekwondo.

Pengalaman selama kurang lebih empat tahun aktif di lingkungan taekwondo ketika masih menempuh pendidikan di Universitas Tadulako menjadi salah satu alasan kuat kehadirannya dalam agenda tersebut.

“Saya merasa punya tanggung jawab untuk hadir di sini. Dulu ketika masih kuliah di Universitas Tadulako, saya juga aktif di taekwondo kurang lebih empat tahun,” ungkap Yakub.

Dia juga menyampaikan dukungan terhadap proses Musprov TI Gorontalo, termasuk kepada Irwan Mamesah yang maju dalam pencalonan Ketua Pengprov TI Gorontalo.

Yakub berharap kepengurusan yang terbentuk nantinya mampu membawa organisasi taekwondo semakin berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi.

Di sisi lain, Yakub menekankan pentingnya fokus KONI Gorontalo terhadap cabang olahraga unggulan, terutama nomor perorangan. Menurutnya, kondisi daerah yang masih memiliki keterbatasan mengharuskan seluruh pemangku kepentingan olahraga menentukan prioritas pembinaan secara tepat.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Gubernur Gorontalo terkait arah kebijakan pembinaan olahraga dan dukungan anggaran KONI.

“Kita fokus pada nomor perorangan, termasuk taekwondo. Kondisi daerah kita masih seperti ini, sehingga harus ada prioritas yang benar-benar kita dorong untuk meraih prestasi,” tegasnya.

Yakub yang juga memiliki pengalaman mengikuti berbagai agenda PON di sejumlah daerah, mulai dari Riau, Bandung, Papua hingga Medan, mengaku memahami tantangan yang dihadapi atlet dan pengurus olahraga dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional.

Karena itu, ia mengingatkan bahwa seluruh keputusan dan program kerja yang dihasilkan melalui Musprov harus berorientasi pada peningkatan prestasi atlet Gorontalo.

“Harapan kita, apa yang dilakukan hari ini menjadi tanggung jawab bersama. Tujuan akhirnya jelas, bagaimana orang Gorontalo bisa menghasilkan prestasi di PON berikutnya,” pungkasnya.

Musprov TI Gorontalo diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyusun langkah strategis pembinaan taekwondo agar mampu memberikan kontribusi maksimal bagi prestasi olahraga Gorontalo di tingkat nasional. (*)

Apa Komentar Anda?