nusatimes.id – Tahun kedua pelaksananaan Gorontalo Open Taekwondo Championship 2025 tidak kalah semarak dengan perhelatan tahun sebelumnya. Ratusan atlet taekwondo kategori prestasi dan pemula tumpah ruah di GOR Nani Wartabone Kota Gorontalo pada event yang berlangsung mulai 4-6 Juli 2025 tersebut.
Kabid Binpres Pengprov TI Gorontalo, Januar Budiman Lahay menjelaskan peserta event ini secara total mencapai 436 orang atlet yang terbagi dalam dua kategori yakni prestasi dan pemula.
“Untuk peserta semuanya lebih dari 400 orang atlet yang dibagi dalam dua kategori pertandingan yakni kyurugi dan poomsea,” ucap sosok yang akrab disapa Master Didit tersebut saat diwawancarai awak media ini, Jum’at (4/7/2025).
Dijelaskan juga, untuk total semua partai pertandingan tercatat ada sebanyak 136 partai kyurugi dan 37 partai poomsea.
“Pada dasarnya kami ingin event ini menjadi panggung evaluasi pembinaan para atlet pemula dan prestasi. Sehingga peserta pada Gorontalo Open Taekwondo Championship tahun ini lebih banyak didominasi atlet-atlet muda di kategori pemula. Meski demikian dari kategori prestasi juga tidak luput dari pantauan kami di Pengprov TI Gorontalo,” beber sosok yang juga pelatih nasional taekwondo tersebut.
Terakhir tambah Sekertaris Pengprov TI Gorontalo, Mohamad Nasaru, pada event Gorontalo Open Taekwondo Championship tahun ini juga menjadi ajang pemantauan atlet potensial yang rencananya akan dipersiapkan tampil diberbagai event nasional seperti halnya PON Beladiri yang akan dilaksanakan bulan Oktober 2025 mendatang.
“Jadi untuk persiapan ke PON Beladiri kami juga memanfaatkan event ini untuk memantau sejauh mana kesiapan dan siapa saja atlet yang sudah layak tampil di nasional selain tentu atlet-atlet binaan SPOBDA dan SPOBNAS juga menjadi fokus perhatian kami,” jelasnya. (*)












