nusatimes.id – Meski belum bisa mempersembahkan prestasi terbaik di ajang kejuaraan nasional (Kejurnas) di kota Makassar, Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (PERKEMI) Dojo yang dibina Simpai Sumarno Suleman atau akrab disapa Simpai Ut mengaku banyak mendapat pelajaran berharga sebagai bahan evaluasi pembinaan kedepannya.
Kejurnas yang digelar selama 4 hari di Gedung Olahraga (GOR) Yusuf Kalla, Kampus Universitas Hasanuddin Makassar, para kensi binaannya masih harus banyak meningkatkan jam terbang tampil di event-event nasional agar bisa bersaing di level nasional.
“Dari sisi tehnik kita tidak jauh berbeda dengan yang diluar sana, hanya memang kita kalah pengalaman bertanding terlebih di level nasional,” ucap Simpai Ut, Sabtu (5/7/2025).
Pada Kejurnas tersebut tambah Sumarno diikuti atlet-atlet nasional dari berbagai daerah seperti SKOI Kaltim (Kalimantan Timur), Dojo Wertim Tambrauw (Papua Barat Daya), Polewali Mandar (Sulawesi Barat), Kota Kupang (NTT), Buton Selatan (Sulawesi Tenggara), Dojo Pukesmas Remu Kota Sorong, (Papua Barat Daya), Buton SMAS Kumbewaha (Sulawesi Tenggara),
Dojo SMAN 7 Kendari (Sulawesi Tenggara), Kabupaten Gowa (Sulawesi Selatan), Kabupaten Maros (Sulawesi Selatan), Kabupaten Badung (Bali), Perkemi Bima (NTB), Kabupaten Buton Utara (Sulawesi Tenggara), Dojo Aimas Jaya Sorong (Papua Barat Daya), Kabupaten Sorong (Papua Barat Daya), Lombok Tengah (Nusa Tenggara Barat), Dojo Rawasari (DKI Jakarta), Perkemi Kota Kendari (Sulawesi Tenggara), Dojo Halim Perdanakusuma (DKI Jakarta), Dojo SMK 4 Makassar (Sulawesi Selatan)
Kabupaten Barru (Sulawesi Selatan), Kutai Barat (Kalimantan Timur), Kabupaten Jeneponto (Sulawesi Selatan), Kontingen Bukit Kasih (Papua Barat Daya),
Kontingen Dom (Papua Barat Daya).
“Ditambah lagi dengan dojo-dojo yang ada di kampus seperti, dojo Universitas Hasanuddin (Sulawesi Selatan), Universitas Pattimura (Maluku), Universitas Khairun Ternate (Maluku Utara),
Universitas Negeri Jakarta (DKI Jakarta), Universitas Halu Oleo (Sulawesi Tenggara), Universitas Sam Ratulangi Manado (Sulawesi Utara), Universitas Sawerigading Makassar (Sulawesi Selatan),
Universitas Sulawesi Tenggara (Sulawesi Tenggara), Universitas Terbuka Ambon (Maluku), dan dojo Universitas Negeri Gorontalo (Gorontalo). (*)







