nusatimes.id – Jelang “kick-off” aktivitas penuh para atlet, Kepala Dinas Pariwisata, Ekraf, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Provinsi Gorontalo, Sultan Kalupe, langsung tancap gas. Ia meminta seluruh pelatih dan pengelola SPOBDA ikut turun tangan dalam agenda bersih-bersih besar-besaran di asrama, Ahad (5/4/2026).
Instruksi itu disampaikan lewat grup WhatsApp resmi SPOBDA, Rabu (1/4/2026). Pesannya jelas: semua harus ambil bagian. Tak ada yang duduk di bangku cadangan.
“Agendakan juga, saya memantau kegiatan bersih-bersih asrama,” tulis Sultan tegas.
Langkah ini bukan tanpa alasan. Mulai Senin (6/4/2026), seluruh atlet yang tinggal di asrama sudah wajib kembali “bermarkas”. Artinya, kondisi hunian harus siap tempur—bersih, rapi, dan nyaman untuk menunjang performa.
Sultan pun menekankan pentingnya kekompakan tim. Ia berharap seluruh pelatih dan pengelola hadir tepat waktu dan bekerja sama, layaknya satu skuad solid yang siap menghadapi kompetisi.
Bersih-bersih ini jadi pemanasan awal sebelum para atlet kembali menjalani rutinitas latihan intens.
Targetnya satu: menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya prestasi. SPOBDA Gorontalo? Siap on fire!. (*)






