Scroll untuk baca artikel
KORMI GorontaloOlahraga

APPSBI Gorontalo Dorong Silat Tradisional Tembus Nasional

×

APPSBI Gorontalo Dorong Silat Tradisional Tembus Nasional

Sebarkan artikel ini
nusatimes.id – Gorontalo mulai memanaskan mesin di cabang olahraga tradisional. Asosiasi Perguruan Pencak Silat Budaya Indonesia Gorontalo (APPSBI), yang dikomandoi La Aba, resmi menjadi wadah pemersatu perguruan-perguruan silat budaya di Bumi Serambi Madinah.
Kehadiran APPSBI bukan sekadar formalitas. Organisasi ini langsung tancap gas dengan membuka jalan bagi pencak silat tradisional khas Gorontalo, yakni Langga, untuk naik kelas ke arena kompetisi. Rencananya, Langga bakal dipertandingkan pada ajang Festival Olahraga Provinsi (Forprov) yang digelar awal Juli di Boalemo sebagai tuan rumah.
Tak berhenti di level daerah, APPSBI juga menatap panggung nasional. Langga diproyeksikan ikut ambil bagian dalam Festival Olahraga Masyarakat Indonesia (Fornas) yang akan berlangsung di Sulawesi Tengah pada tahun 2027.
Dukungan penuh datang dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Gorontalo. Sekretaris KORMI, M Rijal Syukri, mengapresiasi terbentuknya kepengurusan APPSBI yang digagas oleh komunitas perguruan silat budaya.
“Ini langkah maju. Kami sangat mengapresiasi inisiatif teman-teman perguruan silat budaya Gorontalo dalam membentuk APPSBI,” tegasnya.
Sinyal positif juga datang dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Gorontalo, Sultan Kalupe, yang hadir bersama Kabid Olahraga Yusuf Lacuba, menilai Langga punya potensi besar untuk dikenal lebih luas.
“Langga adalah pencak silat tradisional yang sangat layak untuk dikenal secara nasional. Ini kebanggaan tersendiri bagi Gorontalo,” ujarnya.
Dengan dukungan organisasi, pemerintah, dan komunitas, Langga kini tak lagi sekadar warisan budaya. Ia sedang bersiap menjadi kekuatan baru di panggung olahraga masyarakat, dari Gorontalo untuk Indonesia. (*)

Apa Komentar Anda?