Scroll untuk baca artikel
OlahragaTaekwondo

Gas Tipis, Gorontalo Sementara Kantongi Dua Perunggu dari Samarinda

×

Gas Tipis, Gorontalo Sementara Kantongi Dua Perunggu dari Samarinda

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Gorontalo mulai menunjukkan taring di pentas nasional. Meski belum pecah telur emas, dua taekwondoin muda sukses menyumbang medali perunggu pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Cadet dan Junior di GOR Sempaja, Samarinda, Kalimantan Timur.

Mereka adalah Mohamad Ibrahim Satar (Baim) yang turun di kelas Under 45 kg Junior Putra dan Nur Afni Mohamad (Afni) di kelas Under 47 kg Cadet Putri. Keduanya tampil ngotot dan mampu menembus podium di tengah ketatnya persaingan.

Kontingen Gorontalo sendiri mengirim enam atlet ke ajang yang mulai bergulir sejak Kamis, 23 April 2026 tersebut. Hasil dua perunggu ini jadi sinyal positif pembinaan usia dini yang mulai menunjukkan arah.

Sekretaris Umum Pengprov Taekwondo Indonesia Gorontalo, Mohamad Nasaru, menilai capaian ini bukan sekadar angka di papan medali. Lebih dari itu, Kejurnas menjadi panggung penting untuk mematangkan mental dan jam terbang atlet muda.

“Ini bagian dari proses. Kejurnas jadi ajang mempersiapkan atlet muda agar ke depan siap tampil di Pra PON maupun PON,” ujar Monas, sapaan akrabnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Disparpora, Sultan Kalupe. Ia mengaku bangga dengan performa atlet binaan daerah yang mampu bersaing di level nasional.

“Ini sangat membanggakan. Semua atlet yang tampil adalah binaan SPOBDA Gorontalo. Masih ada dua atlet lagi yang akan bertanding, peluang tambah medali masih terbuka,” tegasnya.

Dua nama yang masih akan turun gelanggang adalah Sultan Zahwan Ali dan Yasrin R Mustapa. Harapan Gorontalo kini bertumpu pada keduanya untuk menambah pundi-pundi medali.

Langkah mungkin belum sempurna, tapi arah sudah jelas, Gorontalo sedang menyiapkan generasi baru petarung taekwondo untuk panggung yang lebih besar. (*)

Apa Komentar Anda?