nusatimes.id — Kabar membanggakan datang dari dunia taekwondo Gorontalo. Atlet andalan daerah, Silvana Lamanda, resmi lulus sebagai prajurit TNI Angkatan Darat lewat jalur prestasi. Pencapaian ini jadi bukti nyata bahwa keringat di atas matras bisa berbuah karier gemilang.
Usai rangkaian kegiatan, momen spesial pun terjadi. Silvana berfoto bersama Eka Wira Dharmawan, Komandan Pelatnas Taekwondo yang akrab disapa King Sparco. Para atlet yang lolos langsung mendapat pangkat Sersan Dua (Serda) jalur cepat yang hanya terbuka bagi mereka yang punya prestasi kelas nasional.
Target Lebih Tinggi: Medali Asia, Pangkat Letnan
Pelatih nasional asal Gorontalo, Januar Lahay atau Master Didit, menegaskan bahwa pintu karier di taekwondo masih terbuka lebar.
“Kalau dapat medali Asian Games kita usulkan secapa biar langsung Letnan,” ujarnya, Ahad (1/3/2026).
Menurutnya, proses penerimaan Silvana murni karena prestasi tanpa biaya sepeser pun. Bahkan masa pendidikan militernya hanya mengikuti pembukaan sebelum kembali bergabung latihan di pelatnas. Pesannya tegas: prestasi harus total, karena taekwondo terbukti menjanjikan masa depan.
Master Didit juga menambahkan, jika Silvana telah menyelesaikan pendidikan sarjana, peluang untuk masuk Akademi Militer terbuka lebar.
Pelatih Ikut Dapat Apresiasi
Menariknya, sang pelatih sebenarnya juga sempat mendapat tawaran masuk TNI. Namun karena sudah berstatus ASN, penghargaan tersebut diganti dengan reward lain berupa ibadah umroh. Meski begitu, Master Didit masih punya misi sosial. Ia berencana mengusulkan agar jatah kuota penghargaan bisa dialihkan kepada pelatih berprestasi lain dari Gorontalo.
Bukti Jalur Prestasi Itu Nyata
Kisah Silvana Lamanda jadi sinyal kuat bagi atlet muda: prestasi bukan hanya soal podium, tapi juga masa depan. Dari gelanggang taekwondo menuju seragam loreng, langkahnya kini makin mantap dan inspiratif. (*)






