nusatimes.id – Ketua KONI Kabupaten Gorontalo, dr. Irawan Huntuyungo mengapresiasi pelaksanaan musyawarah dua cabang olahraga (Cabor) yang berlangsung bersamaan di hari yang sama Sabtu 14 Juni 2025 sekaligus menitipkan beberapa pesan.
“Menjadi ketua cabor itu harus siap juga untuk menjaga ritme cabang olahraganya, bukan hanya siap secara administratif saja sebagai ketua. Dan keaktifan cabor yang dipimpinnya, harus dibarengi dengan jadwal program event sebagai wadah evaluasi pembinaan,” pesan dr. Irawan yang tidak lama lagi berakhir masa pengabdiannya sebagai Ketua KONI Kabupaten Gorontalo tersebut.
Dokter yang menjadi Ketua KONI pertama di tanah air tersebut juga mengatakan, seorang ketua induk cabang olahraga juga harus berkompeten dan benar-benar didukung oleh kemauan serta kemampuan leadership serta kemampuan secara finansial.
“Saya rasa disini jelas bahwa memang untuk menjadi ketua cabor harus kompeten bukan berdasarkan wasiat atau lainnya, akan tetapi benar-benar didukung oleh kemauan dan kemampuan dalam leadership serta kemampuan finansial dan Victor Asiku berada di posisi itu,” jelas sosok yang juga dokter ahli ortopedi tersebut.
Sebagai informasi, dua cabang olahraga yang mengelar musyawarah memilih ketua yang baru yakni cabang olahraga taekwondo dan basket. Untuk taekwondo, sosok mantan sekum KONI Kabgor, Barens Hinta dipilih secara aklamasi sebagai ketua dan di cabor basket, Viktor Asiku yang hanya jadi calon tunggal dipastikan akan memimpin Perbasi Kabgor kedepannya. (*)












