nusatimes.id – Event perdana ASTA (Asosiasi Seni Tarung Tradisi) Gorontalo “Baku Sapu” dimulai, 50 petarung akan memperebutkan gelar juara dari 5 kelas pertandingan, 3 kelas eksebisi, 2 kelas berat, 1 kelas perempuan, dan 6 partai kelas influencer dengan 12 orang petarung
Sekertaris ASTA Gorontalo, Nirwan Hasan menuturkan apresiasinya kepada seluruh peserta petarung yang telah mendaftarkan diri dan ambil bagian pada event yang digelar di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo tersebut.
“Selain sebagai pengurus dan selaku panitia saya tidak menyangka animo peserta akan sebanyak ini, dan ini membuktikan bahwa ASTA akan berusaha menjadikan ini sebagai event rutin sebagai bentuk pencarian bibit-bibit muda petarung ASTA kedepannya,” kata Nirwan kepada awak media ini, Sabtu (14/6/2025).
Ditempat yang sama, sekertaris KORMI Gorontalo, Ir. M. Rijal Syukri juga menyampaikan apresiasinya dan berharap gaung serta geliat event seperti ini dapat menular ke inorga-inorga lainnya di Gorontalo.
“Sehat, bugar, gembira, luar biasa adalah tegline KORMI Gorontalo yang intinya bagaimana memasyarakatkan olahraga. Dan event yang dilaksanakan ASTA Gorontalo sungguh luar biasa, karena meski baru kali pertama tapi animo masyarakat untuk ambil bagian sangat besar,” tutur sekertaris KORMI Gorontalo dua periode tersebut.
Tambah Ir. M. Rijal Syukri, mewakili KORMI Gorontalo ia berharap agar event ini dapat berjalan sukses tanpa kendala apa-apa. Sehingganya meski ini adalah event pertarungan fisik, namun sejatinya itu hanya terjadi selama berada di atas ring dengan tentu menjunjung sikap sportivitas demi terciptanya sehat, bugar, gembira, luar biasa seperti tegline KORMI. (*)












