nusatimes.id – Perjuangan timnas sepak takraw Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, berbuah manis. Dua medali perunggu berhasil dipersembahkan dari nomor Tim Beregu Putra dan Putri.
Di balik capaian tersebut, ada sosok pelatih asal Gorontalo, Noldi Husain, yang turut menjadi bagian penting dalam perjuangan tim Merah Putih di pentas Asia.
Noldi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa serta dukungan selama dirinya bersama timnas sepak takraw Indonesia berjuang di Asian Games 2026.
“Terima kasih atas doa dan dukungannya. Alhamdulillah, kami dari Gorontalo bersama timnas sepak takraw Indonesia dapat mempersembahkan medali perunggu nomor Tim Beregu Putra dan Putri pada Asian Games 2026,” ujar Noldi.
Dua perunggu tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan para atlet dan tim pelatih tidak sia-sia. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari Gorontalo, menjadi energi tambahan bagi tim untuk tampil maksimal di Nagoya. Namun, perjuangan belum berakhir. Noldi dan skuad Indonesia masih memiliki peluang untuk menambah koleksi medali melalui nomor Quadran.
Target pun langsung dipasang. Noldi berharap penampilan Indonesia pada nomor tersebut bisa memberikan hasil yang lebih baik.
“Semoga di nomor Quadran bisa meraih medali yang lebih baik lagi,” tegas Noldi.
Kini, perhatian kembali tertuju kepada nomor Quadran. Timnas sepak takraw Indonesia dituntut menjaga fokus dan konsistensi demi membuka peluang menambah warna medali untuk Merah Putih di Asian Games 2026. (*)






