Scroll untuk baca artikel
Gorontalo

IKA HPMIG Makassar Gandeng Bapenda Gorontalo, Bazar Silaturahmi Jadi Ajang Edukasi Pajak Kendaraan

×

IKA HPMIG Makassar Gandeng Bapenda Gorontalo, Bazar Silaturahmi Jadi Ajang Edukasi Pajak Kendaraan

Sebarkan artikel ini

GORONTALO – Semangat silaturahmi dan pemberdayaan ekonomi alumni berpadu dengan misi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam kegiatan Bazar Silaturahmi yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Himpunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Gorontalo (IKA HPMIG) Makassar berkolaborasi dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Minggu (8/2/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang temu kangen para alumni, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi publik melalui sosialisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Di lokasi, pengunjung dapat berbelanja produk UMKM alumni dan masyarakat, sekaligus memperoleh informasi lengkap seputar kewajiban dan kemudahan pembayaran pajak kendaraan.

Sejak pagi, lokasi bazar dipadati pengunjung. Beragam produk kuliner, kerajinan tangan, hingga usaha kreatif lainnya tersaji, menciptakan suasana hangat dan produktif. Di sisi lain, tim Bapenda membuka layanan konsultasi pajak, memberikan penjelasan langsung mengenai prosedur pembayaran, manfaat pajak bagi pembangunan, serta inovasi layanan digital yang memudahkan wajib pajak.

Ketua Umum IKA HPMIG Makassar, Danial Ibrahim, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kontribusi alumni dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk menyatukan silaturahmi, pemberdayaan ekonomi, dan edukasi pajak dalam satu gerakan bersama.

“Bazar ini bukan sekadar ajang temu kangen. Ini adalah gerakan bersama. Alumni kita dorong tumbuh secara ekonomi, sekaligus ikut berkontribusi pada peningkatan kesadaran pajak. Karena pajak daerah adalah fondasi pembangunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara organisasi alumni dan Bapenda diharapkan mampu membangun ekosistem saling memberdayakan, di mana pertumbuhan ekonomi berjalan seiring dengan kepatuhan pajak masyarakat.

Sementara itu, Bapenda Provinsi Gorontalo memanfaatkan momentum kegiatan komunitas ini untuk mensosialisasikan berbagai inovasi layanan, mulai dari pembayaran non-tunai, kanal digital, hingga kemudahan akses layanan Samsat. Pendekatan jemput bola dinilai efektif dalam meningkatkan literasi pajak sekaligus memperkuat kedekatan dengan wajib pajak.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta dan pelaku UMKM. Selain berdampak pada peningkatan omzet, mereka juga memperoleh pemahaman langsung mengenai peran pajak kendaraan dalam mendukung pembangunan daerah, seperti perbaikan infrastruktur jalan, layanan publik, dan fasilitas sosial.

Ke depan, IKA HPMIG Makassar bersama Bapenda berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda berkelanjutan. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat silaturahmi, mendorong kemandirian ekonomi alumni, sekaligus berkontribusi nyata terhadap peningkatan PAD Provinsi Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?