nusatimes id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Wadokai Karate-do Indonesia Gorontalo mulai melakukan pembenahan internal. Ketua Pengprov Wadokai Gorontalo, Sarifudin Mosii, memastikan dalam waktu dekat akan menggelar evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan sebagai langkah memperkuat organisasi dan meningkatkan prestasi karate di daerah.
Langkah evaluasi tersebut menyusul diterimanya surat pengunduran diri secara resmi dari dua pengurus inti, yakni M. Imran Djabir, S.Kom yang mundur dari jabatan Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) sekaligus Ketua Bidang Pembinaan Prestasi, serta Muhammad Yusri, S.H., M.H., CHLdP yang mengundurkan diri sebagai Sekretaris Umum.
Meski terjadi perubahan dalam struktur kepengurusan, Pengprov Wadokai Gorontalo memastikan roda organisasi tetap berjalan normal. Reorganisasi segera dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi agar tata kelola kepengurusan semakin efektif, profesional, dan berkesinambungan.
Sarifudin Mosii menegaskan, langkah reorganisasi bukan sekadar mengisi kekosongan jabatan, tetapi menjadi strategi untuk memperkuat sistem pembinaan karate di Gorontalo. Fokus utama diarahkan pada peningkatan prestasi atlet, pembinaan berjenjang mulai usia dini hingga senior, serta peningkatan kualitas pelatih dan perangkat organisasi.
Tak ingin berlama-lama dalam proses pembenahan, Wadokai Gorontalo juga langsung mengalihkan fokus pada agenda kompetitif. Dalam waktu dekat, kontingen Gorontalo akan dipersiapkan menghadapi Kejuaraan WADOKAI DAY SERIES 3 di Kota Palu.
Selain itu, Pengprov Wadokai Gorontalo juga mulai mematangkan persiapan Kejuaraan ALEX CUP Vol. 2. Turnamen tersebut direkomendasikan sebagai salah satu agenda penting pembinaan dan pengembangan prestasi karate di Gorontalo sekaligus menjadi wadah mengasah kemampuan atlet sebelum tampil di level yang lebih tinggi.
Dengan reorganisasi dan program pembinaan yang terus berjalan, Wadokai Gorontalo berharap mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan regional maupun nasional. (*)






