Scroll untuk baca artikel
DaerahGorontalo

Pembangunan Kanal Tanggidaa Kembali Dilanjutkan Setelah Mangrak Tiga Tahun

×

Pembangunan Kanal Tanggidaa Kembali Dilanjutkan Setelah Mangrak Tiga Tahun

Sebarkan artikel ini

Nusatimes.id – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah melakukan peletakan batu pertama kelanjutan pembangunan Kanal Tanggidaa di Kelurahan Heledulaa Utara, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo pada Senin, (14/7/2025).

Diketahui pembangunan Kanal Tanggidaa telah mangkrak selama tiga tahun dan saat ini pemerintah provinsi tengah dihadapkan dengan badai efisiensi APBD. Akan tetapi, Pemprov menganggap ada kepentingan publik yang perlu mendapatkan perhatian, salah satunya tentang kelanjutan pembangunan Kanal Tanggidaa tersebut.

Kanal yang berukuran lebih kurang 1,4 Kilometer ini belum juga rampung padahal sudah tiga Pj. Gubernur berganti. Warga sudah akrab dengan gundukan material dan debu yang beterbangan dari sisa galian.

Peletakan batu pertama ini merupakan secercah harapan dan sebagai komitmen juga kepedulian pemerintah provinsi dan keberpihakan anggaran bagi masyaraka dibawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail.

Tak lupa Gubernur Gusnar mengucapkan permohonan maaf atas apa yang menjadi tanggungjawab pemerintah provinsi.

“Saya atas nama pemerintah provinsi ingin meminta maaf kepada masyarakat karena sudah hampir tiga tahun pekerjaan ini tertunda dan pasti sudah membawa dampak tidak mengenakkan bagi masyarakat. Saya mohon maaf,” buka Gusnar saat diwawancarai usai peletakan batu pertama.

Gubernur Gusnar menyebut kelanjutan pembangunan Kanal Tanggidaa sudah menjadi prioritas pemerintahannya. Anggaran Rp4,7 miliar disisihkan untuk menuntaskan pembangunan. Pengaspalan jalan akan dilakukan bertahap di tahun 2026.

“Pertimbangannya karena pertama sudah sangat lama selesai. Kedua, di tengah kota lagi. Ini akan mempengaruhi jalur transportasi. Makanya kami harus yakin betul, berbicara dengan teman teman di DPRD alhamdulilah mereka setuju. Kita kesampingkan dulu anggaran lain, ini kita bangun bertahap,” imbuh Gusnar.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Idah Syahidah menitipkan pesan bagi warga sekitar untuk membantu dan mengawasi kontraktor sepanjang proses pekerjaan. Ia berharap pembuatan akses bagi pejalan kaki itu bisa berjalan lancar dan tepat waktu.

“Saya berharap dan mengimbau kepada warga sini setidaknya ikut dalam hal pengawasan. Pengawasan dalam arti jangan ada material yang rusak. Jaga dan lindungi aset negara. Sudah jadi juga dijaga kebersihannya,” kata istri Rusli Habibie, Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Data Dinas PUPR menyebut pembangunan pedestrian Kanal Tanggidaa dikerjakan oleh CV. Bone Tirta dengan anggaran Rp4,7 miliar. Pembangunan meliputi beton pola pedestrian, furnitur jalan, besi pengaman (stand bollard), lampu penerangan jalan umum dan beton kansteen pracetak.

Pedestrian dirancang sepanjang 1,4 kilometer dengan lebar 3,5 meter, menyesuaikan kondisi di lapangan. Waktu pekerjaan selama 150 hari kalender. (Rls)

Apa Komentar Anda?