Scroll untuk baca artikel
Gorontalo

Perkuat Sinergi, Optimalkan Dampak Remitansi PMI bagi Perekonomian dan PAD Daerah Gorontalo

×

Perkuat Sinergi, Optimalkan Dampak Remitansi PMI bagi Perekonomian dan PAD Daerah Gorontalo

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim , menerima kunjungan silaturahmi Kepala Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Provinsi Gorontalo, Kundyarti Yusuf, ST, dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi, khususnya terkait dampak ekonomi remitansi Pekerja Migran Indonesia (PMI) terhadap pembangunan daerah.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk membahas optimalisasi remitansi atau kiriman penghasilan PMI dari luar negeri yang memiliki pengaruh signifikan terhadap perputaran ekonomi di Gorontalo. Dalam kesempatan tersebut, Danial Ibrahim menegaskan bahwa remitansi PMI memang bukan objek pajak daerah secara langsung, namun memiliki efek pengganda (multiplier effect) terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Remitansi PMI meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan sektor perdagangan, jasa, serta investasi keluarga. Dampaknya, basis pajak daerah ikut menguat melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), serta jenis pajak daerah lainnya,” jelas Danial, Senin (2/3/2026).

Beliau juga menekankan bahwa dalam kerangka besar Transformasi Pendapatan dan Kemandirian Daerah, setiap aktivitas ekonomi produktif masyarakat akan berkontribusi pada penguatan fiskal daerah, termasuk dari sektor konsumsi dan investasi keluarga PMI.

Sementara itu, Kundyarto Yusuf menyampaikan komitmen Pos Pelayanan Pelindungan PMI Provinsi Gorontalo dalam memastikan perlindungan pekerja migran sejak tahap pra-penempatan, penempatan hingga purna-penempatan, serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor guna memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga PMI.

Kedua pihak sepakat bahwa literasi keuangan dan pemanfaatan remitansi secara produktif menjadi kunci agar kontribusi PMI tidak hanya meningkatkan kesejahteraan keluarga, tetapi juga berdampak pada penguatan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama yang lebih konkret melalui:
* Program edukasi keuangan bagi keluarga PMI
* Penguatan koordinasi data sesuai regulasi
* Sinergi lintas sektor untuk mendorong investasi produktif
* Dukungan terhadap agenda Transformasi Pendapatan dan Kemandirian Daerah di Provinsi Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?