nusatimes.id – Gerakan Nasional Lansia Peduli (GNLP) menjadikan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia sebagai kesempatan untuk mengenal lebih dekat potensi pariwisata Provinsi Gorontalo.
Organisasi yang bergerak di bidang kelansiaan dan telah berdiri sejak 2011 itu melakukan kunjungan wisata ke sejumlah destinasi unggulan Gorontalo, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah hingga kuliner khas daerah.
Rangkaian perjalanan dimulai Sabtu (15/8/2026). Para peserta terlebih dahulu menikmati kuliner khas Gorontalo di Rumah Makan Nasi Kuning Hola, sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata Olele.
Di Olele, rombongan menikmati panorama pesisir sekaligus keindahan bawah laut yang menjadi salah satu daya tarik wisata Gorontalo.
Perjalanan berlanjut pada Minggu (16/8/2026) dengan mengunjungi sejumlah destinasi wisata dan sejarah. Di antaranya destinasi wisata hiu paus, Benteng Otanaha, serta lokasi Pendaratan Soekarno di Iluta.
Para peserta juga mendapat kesempatan mencicipi kuliner tradisional Gorontalo, seperti milu siram dan ilabulo di Rumah Makan Sakinah.
Salah seorang peserta asal Cirebon, Dedi, mengaku terkesan dengan keberagaman destinasi wisata yang dimiliki Gorontalo.
Menurutnya, Gorontalo menawarkan pengalaman wisata yang berbeda dengan daerah lain karena memiliki destinasi yang unik, beragam, sekaligus relatif bersih.
“Destinasinya unik, beragam dan bersih. Banyak hal yang bisa kita lihat di Gorontalo,” ujar Dedi.
Kesan serupa disampaikan Akim, peserta asal Jakarta. Ia menilai destinasi wisata Gorontalo memberikan pengalaman yang berkesan, terutama ketika mengunjungi wisata hiu paus.
Menurut Akim, pengalaman melihat hiu paus dari jarak dekat menjadi salah satu daya tarik yang sulit ditemukan di daerah lain di Indonesia.
“Yang paling berkesan itu saat melihat hiu paus. Tidak semua daerah di Indonesia punya destinasi wisata seperti ini, teman-teman juga senang,” ungkapnya.
Meski memberikan pengalaman menarik, Akim mengakui jarak antardestinasi wisata yang cukup jauh menjadi tantangan tersendiri bagi rombongan yang sebagian besar merupakan lanjut usia.
“Destinasinya bagus dan sangat berkesan. Hanya saja jarak antara satu destinasi dengan destinasi lainnya cukup jauh, sehingga kami yang lansia cukup merasa lelah dalam perjalanan,” katanya.
Rangkaian kunjungan wisata GNLP kemudian ditutup dengan mengunjungi Danau Perintis di Kabupaten Bone Bolango pada Minggu (16/8/2026).
Namun, agenda GNLP di Gorontalo belum berakhir. Pada Senin (17/8/2026), rombongan dijadwalkan mengikuti Upacara Peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo.
Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan GNLP dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kunjungan ini sekaligus menjadi momentum bagi para lansia dari berbagai daerah untuk menikmati kekayaan wisata Gorontalo sekaligus mempererat kebersamaan dalam suasana perayaan kemerdekaan. (*)






