Nusatimes.id – Sekretariat Jurnalis Gorontalo kembali disatroni maling. Aksi pencurian yang terjadi pada Senin (28/9/2026) ini menjadi kejadian kedua di lokasi yang sama setelah sebelumnya pencurian juga terjadi pada 2024.
Sekretariat yang berada di Jalan Taman Hiburan 2, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, itu kembali kehilangan sejumlah barang. Di antaranya speaker, kabel tembaga, dan tabung gas.
Pencurian terbaru diketahui pada Senin sore sekitar pukul 17.00 Wita oleh salah seorang wartawan, Lukman, yang datang ke sekretariat.
Saat tiba, Lukman mendapati pipa yang terhubung dengan mesin air atau mesin dap telah dipotong. Diduga pipa tersebut dipotong sebagai upaya untuk membawa mesin air.
Namun, mesin tersebut tidak berhasil dibawa kabur karena bagian mesinnya telah tercor semen.
Lukman kemudian mengecek ruang kerja di lantai dua dan mendapati sebuah speaker Noise Wireless telah hilang.
Selain speaker, pelaku juga diduga membawa kabel tembaga sepanjang sekitar 10 meter serta satu tabung gas berukuran 5 kilogram.
Ketua Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Gorontalo, Melki Gani, mengatakan sebelum kejadian, sejumlah jurnalis masih berkumpul di sekretariat hingga sekitar pukul 23.30 Wita pada Minggu (27/9/2026).
Setelah seluruh jurnalis meninggalkan lokasi, sekretariat dalam keadaan kosong.
“Ruangan ini memang sering ditinggalkan, tidak ada penjaga. Tapi ruang kerja kami biasanya dikunci,” ujar Melki.
Melki menduga pencurian terjadi pada Senin dini hari. Pelaku diduga masuk ke ruang kerja melalui pintu depan yang hanya dikunci dari bagian dalam menggunakan grendel.
Sementara pintu bagian samping dilengkapi dengan gembok.
“Pintu yang menggunakan gembok hanya berada di bagian samping. Pintu bagian depan hanya terkunci dari dalam menggunakan grendel,” jelasnya.
Ia menduga pelaku dapat membuka grendel pintu melalui bagian ventilasi.
“Jadi bisa saja pelaku membuka grendel di bagian atas pintu lewat ventilasi,” tambah Melki.
Akibat kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp4 juta. Kasus pencurian ini telah dilaporkan ke Polsek Kota Utara.
Polisi juga telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
Pernah Terjadi pada 2024
Pencurian kali ini bukan yang pertama terjadi di Sekretariat Jurnalis Gorontalo.
Pada 2024 lalu, pelaku juga pernah menyatroni lokasi tersebut dan membawa kabur mesin dap serta satu set meja dan kursi.
Kejadian yang kembali terulang ini membuat sekretariat yang tidak memiliki penjaga tersebut kembali menjadi sasaran pencurian.***






