Scroll untuk baca artikel
Olahragasepak bola

Marthen Taha Minder Calonkan Diri Jadi Ketua PSSI Gorontalo

×

Marthen Taha Minder Calonkan Diri Jadi Ketua PSSI Gorontalo

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Bursa calon Ketua Umum PSSI Provinsi Gorontalo mulai menghangat. Sejumlah nama mencuat, tetapi tidak semuanya percaya diri untuk ikut bertarung. Salah satunya mantan Ketua KONI Provinsi Gorontalo, Marthen Taha.

Mantan Wali Kota Gorontalo itu mengaku sejatinya memiliki keinginan untuk mencalonkan diri sebagai orang nomor satu di PSSI Gorontalo. Namun, pengalaman panjangnya di dunia olahraga belum cukup untuk membuatnya yakin bisa memenuhi persyaratan pencalonan.

“Mo suka ba calon, mar tidak memenuhi syarat. Belum pernah urus bola besar, cuma ketum basket. Ba urus bola kecil, golf pernah urus, silat pernah, ketum KONI Provinsi sudah. Tapi nyandak masuk memenuhi syarat no,” ujar Marthen, Rabu (9/9/2026).

Keraguan tersebut berkaitan dengan salah satu persyaratan calon Ketua PSSI Gorontalo yang mengharuskan kandidat memiliki pengalaman aktif di sepak bola selama sedikitnya lima tahun. Pengalaman itu juga harus dibuktikan melalui Curriculum Vitae (CV) serta surat keterangan dari anggota PSSI untuk setiap pengalaman sepak bola yang dicantumkan.

Padahal, jika berbicara soal pengalaman organisasi olahraga, rekam jejak Marthen Taha terbilang panjang. Ia pernah dipercaya memimpin Perbasi Provinsi Gorontalo, terlibat dalam organisasi pencak silat, pernah menjabat sebagai Ketua KONI Provinsi Gorontalo, dan saat ini dipercaya sebagai Ketua PGI Gorontalo.

Namun, pengalaman tersebut berada di berbagai cabang olahraga, bukan secara khusus dalam sepak bola. Marthen memahami betul besarnya posisi PSSI dalam peta olahraga nasional. Sepak bola merupakan olahraga dengan basis massa yang sangat besar, baik di Indonesia maupun di Gorontalo.

Meski demikian, ia memilih realistis terhadap aturan pencalonan. Baginya, persyaratan yang telah ditetapkan menjadi pintu utama bagi siapa pun yang ingin maju dalam bursa Ketua PSSI Gorontalo. Dengan kondisi tersebut, Marthen Taha tampaknya harus mengubur sementara keinginannya untuk ikut meramaikan perebutan kursi Ketua PSSI Gorontalo.

Bursa ketua pun semakin menarik. Nama-nama yang benar-benar memenuhi syarat pengalaman sepak bola selama lima tahun kini akan menjadi sorotan utama menjelang proses pemilihan. (*)

Apa Komentar Anda?