nusatimes.id — Tongkat estafet kepemimpinan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Gorontalo resmi berpindah tangan. Suryadi Antule terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pertina Provinsi Gorontalo melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub), Sabtu (3/10/2026).
Suryadi yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Pertina Kota Gorontalo kini mendapat mandat untuk membawa olahraga tinju Gorontalo ke level yang lebih tinggi.
Usai terpilih, Suryadi langsung memasang target. Agenda terdekat adalah menyiapkan petinju-petinju Gorontalo menghadapi kejuaraan nasional yang dijadwalkan berlangsung Oktober 2026.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia pelaksana atas pelaksanaan Musprovlub ini. Pada hasil pemilihan ini kami dipercaya untuk memimpin atau menjadi ketua Pertina Provinsi Gorontalo,” ujar Suryadi.
Menurutnya, pembenahan organisasi dan peningkatan prestasi atlet akan menjadi pekerjaan rumah utama. Program jangka pendek difokuskan pada persiapan menghadapi kejuaraan nasional serta berbagai agenda pertandingan lainnya.
“Ke depan, Insyaallah saya selaku ketua yang dipercaya bisa mengembangkan olahraga tinju Gorontalo di tahun-tahun berikutnya,” katanya.
Tak berhenti pada agenda kompetisi, Suryadi juga menyiapkan pembenahan struktur organisasi. Dalam jangka menengah, ia berencana memperkuat kepengurusan Pertina hingga ke tingkat kabupaten yang belum memiliki kepengurusan.
“Kami akan membenahi seluruh pengurus dan Insyaallah membentuk kepengurusan di beberapa kabupaten yang belum terbentuk,” jelasnya.
Sementara untuk target jangka panjang, Suryadi ingin mengembalikan gairah olahraga tinju Gorontalo. Ia berharap Pertina mampu melahirkan pembinaan yang lebih terarah sehingga prestasi atlet bisa kembali bersaing dengan cabang olahraga lainnya.
“Untuk jangka panjang, Insyaallah kami akan berupaya bagaimana caranya olahraga tinju ini bisa bangkit seperti cabor-cabor lain,” tegasnya.
Suryadi juga menegaskan bakal membangun kepengurusan yang solid. Ia ingin orang-orang yang berada di dalam struktur Pertina nantinya bukan sekadar mengisi posisi, tetapi benar-benar siap bekerja untuk kemajuan tinju Gorontalo.
“Saya akan mencoba menyusun pengurus yang Insyaallah bisa membantu dan bisa bekerja sama dengan kepengurusan saya ini,” pungkasnya.
Kini, pekerjaan besar menanti. Dari ring ke ring, Pertina Gorontalo dituntut tak sekadar melahirkan petinju tangguh, tetapi juga membangun sistem pembinaan yang mampu menjaga prestasi dalam jangka panjang. Ketua Pertina Kota Gorontalo tersebut dipercaya mampu memberikan perubahan bagi pembinaan prestasi tinju Gorontalo. (*)






