nusatimes.id – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2026 tak sekadar mengajak masyarakat berlari. Event olahraga ini ditargetkan ikut menggerakkan roda ekonomi daerah.
Panitia terus mengajak masyarakat segera mendaftarkan diri. Selain menawarkan pengalaman berlari dengan atmosfer berbeda, sejumlah promo pendaftaran masih tersedia untuk peserta.
“Segala bentuk kegiatan itu output-nya harus berputarnya ekonomi. Dari kami sendiri mengajak semuanya segera mendaftarkan diri. Masih banyak promo dan dipastikan acaranya pasti akan seru,” ujar Erwin Ismail, Aleg DPRD Provinsi Gorontalo, Senin (5/10/2026).
Tak berhenti di lintasan lari, rangkaian kegiatan olahraga di Gorontalo juga tengah disiapkan Erwin Ismail untuk menyemarakkan momentum Hari Ulang Tahun Provinsi Gorontalo. Salah satu agenda yang sedang digodok adalah balap motor di Limboto pada 6 Oktober. Panitia juga membuka peluang kolaborasi dengan unsur Brimob untuk mendukung kegiatan tersebut.
Tak hanya itu. Olahraga yang tengah naik daun di Indonesia, padel, juga berpeluang masuk dalam rangkaian kegiatan olahraga di Gorontalo. Wacana Padel Tournament Gubernur Cup 2026 sedang dibahas. Rapat terkait agenda tersebut dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.
“Karena saya lagi keasyikan main padel. Padel lagi hype di Indonesia, apalagi setelah meraih medali silver dan bronze di Asian Games,” katanya.
Fenomena padel dinilai menjadi momentum untuk memperluas gerakan olahraga di Gorontalo. Masyarakat diharapkan tidak sekadar menjadi penonton tren olahraga, tetapi ikut mengambil bagian.
“Gorontalo tidak boleh ketinggalan. Mau dibilang FOMO, mau dibilang lagi hype, yang penting ayo kita gerakkan Gorontalo sehat dengan olahraga,” tegasnya.
Semangat itu sejalan dengan geliat GHM 2026 yang membawa olahraga lari sebagai magnet utama. Dengan melibatkan masyarakat, komunitas, dan berbagai sektor, event ini diharapkan menjadi panggung olahraga sekaligus penggerak aktivitas ekonomi di Gorontalo. Lari, balap motor, hingga padel. Gorontalo sedang memanaskan mesin olahraga!. (*)






