nusatimes.id – Jelang berakhirnya perhelatan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 di Jakarta, Kadispora Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim menyampaikan apresiasinya sekaligus ucapan terima kasih atas perjuangan yang sudah dilakukan semua atlet, pelatih dan official selama mempersiapkan tim hingga selesai berjuang diajang multi event olahraga pelajar tertinggi nasional tahun ini.
“Kepada segenap pelatih, official, dan atlet Kontingen Provinsi Gorontalo pada ajang POPNAS dan PEPARPENAS, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas seluruh dedikasi, kerja keras, dan partisipasi dalam membawa serta mendampingi Kontingen Provinsi Gorontalo,” kata Danial Ibrahim, Sabtu (8/11/2025).
“Terima kasih atas perjuangan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang telah ditunjukkan. Bagi cabang olahraga yang berhasil meraih medali, kami ucapkan selamat dan sukses atas prestasi yang membanggakan ini. Semoga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang,” lanjuynya.
Motivasi dan kata-kata penyemangat juga disampaikan Kadispora Danial kepada semua atlet yang belum meraih prestasi pada POPNAS tahun ini.
“Kepada cabang olahraga yang belum mendapatkan medali, kami juga menyampaikan apresiasi yang tulus. Kesuksesan yang paling berharga bukan hanya soal medali, tetapi persaudaraan, pengalaman, dan kebersamaan yang telah terjalin selama mengikuti kegiatan ini. Itulah nilai tertinggi dalam perjalanan pembinaan olahraga pelajar,” tuturnya.
“Semoga prestasi dan pengalaman ini menjadi pijakan untuk meraih hasil yang lebih baik di masa depan. Teruslah menjaga sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan kita. In Syaa ALLAH dimudahkan dan dilancarkan segala urusan kita semua serta tetap dalam Lindungan ALLAH SWT,” tambahnya lagi.
Sementara beberapa pelatih yang cova dihubungi awak media ini terkait hasil pencapaian yang belum sesuai harapan di POPNAS tahun ini juga memohon maaf karena belum dapat memberikan yang terbaik bagi Gorontalo.
“Mohon maaf kami atletik belum bisa memberikan terbaik di POPNAS tahun ini. Terakhir perjuangan kami berakhir di final 4x400m dengan hanya finish di posisi kelima. Sekali lagi kami cabor atletik memohon maaf belum bisa menyumbangkan medali di POPNAS tahun ini,” tutup Jailani Ahmad, pelatih sekaligus mantan atlet atletik Gorontalo tersebut.
Sementara itu, dari informasi terakhir yang diperoleh awak media ini, untuk POPNAS Gorontalo berhasil meraih empat medali yakni 1 emas dari taekwondo, 1 perak dari karate, 2 perunggu masing-masing dari taekwondo dan pencak silat. Sedangkan untuk PEPARPENAS Gorontalo meraih tiga medali. 1 Emas dari Para Atletik 200m, 1 perak dari Para atletik 100m dan 1 perunggu dari Para Bulutangkis. Hingga berita ini dirilis, cabor andalan medali di POPNAS yakni sepak takraw masih berjuang di babak semifinal nomor double event. (*)
Rekapan Medali Sementara Kontingen Gorontalo di
POPNAS
1 EMAS TAEKWONDO
1 PERAK KARATE
1 PERUNGGU TAEKWONDO
1 PERUNGGU SILAT
(masih menunggu takraw masuk 8 besar)
PEPARPENAS
1 EMAS PARA ATLETIK 200M
1 PERAK PARA ATLETIK 100M
1 PERUNGGU PARA BULUTANGKIS






