Scroll untuk baca artikel
Dispora ProvinsiGorontaloOlahraga

Sultan Sambangi Asrama SPOBDA, Fasilitas Dicek, Semangat Atlet Pelatih Dipuji

×

Sultan Sambangi Asrama SPOBDA, Fasilitas Dicek, Semangat Atlet Pelatih Dipuji

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Komitmen terhadap pembinaan atlet muda terus ditunjukkan. adis Disparekrafpora, Dr. Ir. Sultan Kalupe, S.T, M.T turun langsung meninjau asrama SPOBDA Gorontalo di Jalan Bali, memastikan kesiapan fasilitas sekaligus memompa semangat para atlet pelajar.

Hasil peninjauan menunjukkan masih ada sejumlah fasilitas yang perlu dibenahi. Namun, hal itu tak mengendurkan tekad para atlet yang tengah menjalani latihan.

“Memang ada beberapa fasilitas yang masih kurang, tapi semangat adik-adik yang berlatih ini sangat tinggi. Itu patut kita apresiasi,” ujar Sultan, Kamis (15/01/2026).

Dengan kondisi anggaran yang terbatas, Sultan menegaskan pihaknya tetap berupaya memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada agar proses pembinaan tetap berjalan optimal. Tak hanya fasilitas, kualitas pelatih juga menjadi sorotan. Sultan memastikan para pelatih di SPOBDA merupakan tenaga terakreditasi, baik nasional maupun internasional.

“Saya lihat pelatihnya memang terakreditasi, ada yang nasional dan ada juga internasional,” ungkapnya.

Kabar baik datang dari salah satu atlet karate andalan, Zaskia Salurante, yang dijadwalkan akan tampil di event internasional di Uni Emirat Arab (UAE) pada Februari mendatang. Harapan besar disematkan agar Zaskia mampu membawa pulang prestasi.

“Mudah-mudahan dia bisa membawa medali untuk kita,” kata Sultan.

Selain agenda internasional, persiapan menuju Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra-Popnas) juga menjadi perhatian serius. Meski terkendala anggaran, pemerintah tetap mencari skema dukungan terbaik bagi keberangkatan para atlet pelajar. Ke depan, Disparekrafpora berencana mengundang induk-induk cabang olahraga untuk duduk bersama, membahas kolaborasi dan solusi pendanaan.

“Pemerintah tidak bisa lepas tangan. Dengan anggaran yang ada, apa yang bisa disupport akan kita bahas bersama,” tegas Sultan.

Langkah ini menjadi sinyal jelas: meski dana terbatas, pembinaan atlet tetap jalan. Harapannya, dari asrama sederhana ini, lahir prestasi besar untuk Gorontalo. (*)

Apa Komentar Anda?