Scroll untuk baca artikel
Olahraga

78 Atlet Lolos Administrasi SPOBDA Gorontalo, Siap Tempur di Tahap Tes Lanjutan

×

78 Atlet Lolos Administrasi SPOBDA Gorontalo, Siap Tempur di Tahap Tes Lanjutan

Sebarkan artikel ini

nusatimes.id – Persaingan menuju skuad terbaik Sekolah Pembinaan Olahraga Daerah (SPOBDA) Gorontalo semakin memanas. Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Parekrafpora) Gorontalo melalui Bidang Olahraga resmi merilis 78 nama atlet yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak melanjutkan perjuangan ke tahapan berikutnya.

Para atlet muda tersebut berasal dari tujuh cabang olahraga, yakni karate, atletik, renang, tenis meja, pencak silat, taekwondo, dan anggar. Penanggung jawab Seleksi Atlet SPOBDA Gorontalo, Mohamad Zein Mooduto, menjelaskan bahwa lolos administrasi bukanlah akhir dari proses seleksi. Para calon atlet masih harus menghadapi serangkaian tes untuk mengukur kesiapan fisik, teknik, kesehatan, hingga kondisi psikologis.

“Yang lolos administrasi ini kemudian akan mengikuti serangkaian tes, baik itu fisik, teknis, psikologi dan kesehatan mulai Rabu 24 Juni nanti,” ujar Mohamad Zein Mooduto, Selasa (23/6/2026).

Tahapan lanjutan tersebut menjadi penentu penting dalam menjaring atlet-atlet potensial yang akan dibina di SPOBDA Gorontalo. Seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologi yang dibagi dalam dua gelombang.

Gelombang pertama berlangsung pukul 08.00 hingga 12.00 WITA, sementara gelombang kedua dimulai pukul 13.00 hingga 16.00 WITA. Panitia mengingatkan seluruh calon atlet agar sudah berada di lokasi paling lambat pukul 07.30 WITA.

Selain itu, para pelatih dan atlet juga diinformasikan bahwa pelaksanaan tes teknik cabang olahraga akan dimulai pukul 10.00 WITA dan dipusatkan di Asrama SPOBDA Gorontalo. Seluruh peserta diwajibkan membawa perlengkapan dan pakaian olahraga untuk mengikuti tahapan seleksi tersebut.

Dari daftar yang diumumkan, cabang olahraga pencak silat menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 30 atlet yang lolos administrasi. Disusul taekwondo dengan 17 atlet dan anggar sebanyak 11 atlet. Sementara karate meloloskan delapan atlet, renang lima atlet, atletik tiga atlet, dan tenis meja tiga atlet.

Tahapan seleksi lanjutan ini diprediksi akan berlangsung ketat. Pasalnya, seluruh peserta yang telah lolos berkas kini akan diuji kemampuan sesungguhnya untuk membuktikan layak menjadi bagian dari program pembinaan atlet muda unggulan Gorontalo.

SPOBDA sendiri menjadi salah satu pilar penting dalam mencetak atlet masa depan daerah. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara berjenjang guna memastikan hanya atlet terbaik yang mampu bertahan dan mendapatkan kesempatan pembinaan jangka panjang.

Kini, 78 atlet muda tersebut tinggal selangkah lagi menuju gerbang pembinaan prestasi. Siapa yang mampu menunjukkan performa terbaik dalam tes fisik, kesehatan, psikologi, dan teknik akan menjadi bagian dari generasi baru atlet andalan Gorontalo untuk menghadapi berbagai kejuaraan di masa mendatang. (*)

Apa Komentar Anda?