nusatimes.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Tim Sabongi dari Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial UNG berhasil meraih Juara II Lomba Jejak QRIS Jelajah Kuliner dalam rangkaian kegiatan PESONA (Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo) x SERLIGO (Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo) 2026.
Tim yang diperkuat Sitty Syahraini Sonosentiko, Alya Tolindu, dan Salsabila Putri Anggraini S. Adam itu sukses menunjukkan kreativitas mereka dalam mengemas konten promosi kuliner lokal sekaligus mengedukasi masyarakat tentang penggunaan QRIS sebagai alat transaksi digital.
Menariknya, bagi ketiga mahasiswi tersebut, kompetisi ini merupakan pengalaman pertama mengikuti ajang yang berfokus pada peningkatan literasi digital masyarakat dan promosi potensi kuliner daerah melalui konten kreatif.
Sitty Syahraini Sonosentiko atau yang akrab disapa Airin mengaku bersyukur atas capaian yang diraih timnya. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh anggota tim.
“Alhamdulillah, meski juara dua kami sangat senang sekali. Tentunya pada event QRIS Jelajah Indonesia (QJI) bulan Juli mendatang kami berharap bisa meraih hasil yang lebih baik lagi,” ujar Airin, Rabu (24/6/2026).
Tak hanya soal prestasi, Airin menilai kompetisi tersebut memberikan banyak pengalaman berharga. Mulai dari proses produksi konten kreatif hingga kesempatan memperluas jaringan dengan para kreator konten dan peserta dari berbagai latar belakang di Gorontalo.
“Bagi kami ini pengalaman yang seru dan menjadi suatu kebanggaan bisa bertemu dengan para konten kreator Gorontalo dan teman-teman peserta lainnya yang ikut berkompetisi,” katanya.
Sementara itu, Salsabila Putri Anggraini berharap kegiatan serupa terus digelar pada berbagai program yang diselenggarakan Bank Indonesia.
Menurutnya, kompetisi kreatif seperti ini mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan, kreativitas, serta pemahaman terhadap transformasi digital.
Keberhasilan Tim Sabongi menjadi bukti bahwa mahasiswa Gorontalo mampu bersaing dan berkontribusi dalam mendorong digitalisasi ekonomi daerah melalui karya-karya kreatif. Dengan modal pengalaman dan semangat yang dimiliki, mereka kini siap menatap tantangan berikutnya pada ajang QRIS Jelajah Indonesia dan memburu prestasi yang lebih tinggi. (*)






